Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

PPDB Lewat Jalur Zonasi

Oleh: Nurida Badar, A.P. Kom (Aktifis dakwah dan ibu rumah tangga)

by admin trending
23/07/2023
in Berita Daerah
PPDB Lewat Jalur Zonasi
Share on FacebookShare on Twitter

Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sistem pendidikan negeri kita masih menuai polemik di setiap tahunnya. Padahal sudah berjalan 5 tahun, kebijakan zonasi ini masih memunculkan persoalan.

Protes orang tua siswa mewarnai PPDB 2023. Dugaan kecurangan, migrasi KK, manipulasi KK, dan jual beli kursi, banyak dikeluhkan para orang tua siswa di beberapa daerah. Dan tidak sedikit pihak yang menolak kebijakan ini termasuk para guru.

 

DAFTAR MASALAH PPDB 2023

Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) dinilai kian semrawut. Puluhan guru di Cimahi Jawa Barat sampai harus berunjuk rasa untuk menuntut evaluasi PPDB dan sanksi bagi kepala sekolah yang melanggar peraturan terkait PPDB. (metro.tv)

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Andi Iqbal Najamuddin mengaku terjadi kesalahan pada website pengumuman PPDB. (Makassar.kompas.com)

TANGERANG, KOMPAS.TV – Di Tangerang, Banten, sebuah video yang memperlihatkan seorang warga mengukur jarak sekolah dari rumah viral di media sosial. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes karena adiknya tidak lolos PPDB melalui sistem zonasi di sekolah negeri yang berjarak  kurang dari 500 meter dari rumahnya. Pihak Kemendikbud tidak membantah, jika saat ini ada temuan kecurangan atau penyimpangan dalam PPDB sistem zonasi.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengungkap sebanyak 23 peserta seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023 data kependudukannya menumpang ke kartu keluarga (KK) orang lain. Heru meminta agar temuan tersebut dijadikan bahan evaluasi.
“Kurang lebih ada 23, tidak banyak sih, tapi kalau memang ini menjadi evaluasi. Kita evaluasi tahun depan,” kata Heru Budi kepada wartawan, Selasa (18/7/2023).Baca artikel detiknews.

 

AKAR MASALAH

Carut marut sistem PPDB di negeri ini sejatinya tidak lepas dari tata kelola pendidikan yang masih berada di bawah sistem pendidikan sekuler kapitalis inilah akar masalah sesungguhnya, sistem pendidikan sekuler kapitalis telah menempatkan negara sebagai regulator bukan pengurus urusan rakyat, sistem ini mengupayakan liberalisasi dalam segala aspek kehidupan termasuk pendidikan alhasil pendidikan menjadi legal untuk di komersilkan, pihak swasta di beri ruang dan kesempatan seluas luasnya terlibat aktif dalam pendidikan bahkan pemerintah memandang bahwa kurangnya daya tampung pendidikan yang di sediakan oleh negara, mengharuskan negara bermitra dengan swasta padahal dalam sistem kapitalisme pendidikan kerap di jadikan alat pengeruk keuntungan sementara pada saat yang sama negara berlepas tangan  dari tanggung jawabnya menyediakan dan memfasilitasi pendidikan warga negaranya.

 

PENDIDIKAN DALAM ISLAM

Di dalam Islam, kepala negara atau khalifah adalah pihak yang paling bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pendidikan bagi seluruh warga negara. Negara hadir sebagai pelaksana dalam pelayanan pendidikan, hal ini karena Islam telah menetapkan negara sebagai penanggung jawab pengurusan seluruh urusan umat, sebagaimana dalam hadits dinyatakan “Seorang imam atau khalifah atau kepala negara  adalah pemelihara dan pengatur urusan rakyat, dan ia akan di mintai pertanggungjawaban atas urusan rakyatnya”. (HR.BUKHARI)

Dengan peran utama ini negara bertanggung jawab untuk memberikan sarana dan prasarana baik gedung sekolah beserta seluruh kelengkapannya, guru kompeten, kurikulum shahih maupun konsep tata kelola sekolahnya. Sebagai penanggung jawab negara  tidak boleh menyerahkan urusannya kepada swasta meski demikian sekolah swasta tetap di beri kesempatan untuk hadir memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan namun keberadaan pihak swasta ini tidak sampai mengambil alih tanggung jawab negara dalam memenuhi kebutuhan pendidikan rakyatnya. Adapun persoalan anggaran pendidikan, maka negara khilafah mengatur anggaran secara terpusat seluruh pembiayaan pendidikan berasal dari baitul mal yakni dari pos fai’ dan kharaj serta pos kepemilikan umum, dengan mekanisme seperti ini negara mampu memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan rakyatnya alhasil pendidikan islam menjamin pemerataan seluruh wilayah Negara baik di perkotaan maupun di pedesaan, dalam kondisi sekolah dikelola secara baik oleh negara diperhatikan dari  kualitas maupun kuantitas keberlangsungan pendidikan akan berjalan khidmat tanpa kisruh. Capaian pendidikan benar benar optimal untuk membangun peradaban yang gemilang.  dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan rakyat, khilafah berpegang pada tiga prinsip yakni, kesederhanaan aturan, kecepatan pelayanan dan profesionalitas  orang yang mengurus. Dengan prinsip ini kerumitan mendaftar sekolah sangat bisa diminimalisasi, sistem pendidikan yang seperti inilah yang mampu menyediakan pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh warga negara tanpa diskriminasi.

Waallau a’lam bissawab

 

 

 

 

 

 

 

Share300Tweet188Share75

Related Posts

Buka Pesta Adat Pelas Tanah ke-10, Wabup: Pemuda Jaga Warisan Budaya
Berita Daerah

Buka Pesta Adat Pelas Tanah ke-10, Wabup: Pemuda Jaga Warisan Budaya

05/12/2025
Neni Resmi Tutup Bimtek dan Asistensi Penyusunan LPPD Tahun 2025
Berita Daerah

Neni Resmi Tutup Bimtek dan Asistensi Penyusunan LPPD Tahun 2025

04/12/2025
Kelurahan Belimbing Diresmikan jadi Kelurahan Bersinar 2025
Berita Daerah

Kelurahan Belimbing Diresmikan jadi Kelurahan Bersinar 2025

04/12/2025
Peringati Hari AIDS Sedunia, Agus Haris Ajak Remaja Jadi Garda Perubahan
Berita Daerah

Peringati Hari AIDS Sedunia, Agus Haris Ajak Remaja Jadi Garda Perubahan

02/12/2025
Peringati HUT KORPRI ke-54, Pemkot Bontang Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Berita Daerah

Peringati HUT KORPRI ke-54, Pemkot Bontang Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Publik

01/12/2025
Turnamen Mini Soccer Walikota Cup 2025 Resmi Dibuka
Berita Daerah

Turnamen Mini Soccer Walikota Cup 2025 Resmi Dibuka

28/11/2025
Next Post
Bontang Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya

Bontang Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Rumah Sedang Sepi, Gadis di Muara Badak Jadi Korban Pemerkosaan

    Rumah Sedang Sepi, Gadis di Muara Badak Jadi Korban Pemerkosaan

    817 shares
    Share 327 Tweet 204
  • PSU Kukar Diantisipasi Matang, Gubernur Harum Pantau TPS Khusus Warga Binaan

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Qausar Harta Buka Casting Pemain Lokal di Bontang untuk FTV SCTV, Cek Peran dan Karakter yang Dibutuhkan!

    784 shares
    Share 314 Tweet 196
  • RPJMD Kota Bontang 2025–2029 Disepakati: Bontang Menuju Kota Industri dan Jasa yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Dukungan dan Doa untuk Atlet POMNAS XVIII Kalsel, Sigit Minta Atlet Beri yang Terbaik Untuk Kaltim

    744 shares
    Share 298 Tweet 186

Berita Terkini

44 Atlet Softball dan Baseball Dilepas, Bupati Harap Bisa Mengharumkan Kutim

44 Atlet Softball dan Baseball Dilepas, Bupati Harap Bisa Mengharumkan Kutim

11/12/2025
Buka Rapat Forkopimcam 2025, Bupati Kutim Tekankan Deteksi Dini Kerawanan Sosial

Buka Rapat Forkopimcam 2025, Bupati Kutim Tekankan Deteksi Dini Kerawanan Sosial

11/12/2025
Lewat Zoom, Bupati Kutim Rapat Tanggulangi Kemiskinan Daerah

Lewat Zoom, Bupati Kutim Rapat Tanggulangi Kemiskinan Daerah

09/12/2025
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.