Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home advetorial

DPRD Bontang Soroti Pembebasan Lahan Daerah Kawasan Industri Bontang

by admin
09/07/2024
in advetorial, Trending
DPRD Bontang Soroti Pembebasan Lahan Daerah Kawasan Industri Bontang

RDP Pimpinan DPRD Bontang dengan Tim Penataan Ruang Kota Bontang beserta Ketua RT 15 Bontang Lestari.(asr/Trending.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Trending.co.id, Bontang – Beberapa wilayah di Kelurahan Bontang Lestari, sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bontang sebagai wilayah industri. Hal itu, mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang.

Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris mengatakan kalau sudah ditetapkan sebagai kawasan industri, berarti harus ada turunannya terkait kajian investasi yang harus disiapkan oleh pemerintah supaya para pemilik modal sudah tahu kondisi Kota Bontang.

“Seperti apa prospek ekonominya kan, prospek apa yang mau dibangun,” ujar Politisi Gerindra usai memimpin Rapat Dengar Pendapat Pimpinan DPRD Kota Bontang bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Kantor Pertanahan, dan Ketua RT 15 Kelurahan Bontang Lestari, serta Forum Penataan Ruang Kota Bontang, Camat Bontang Selatan, dan Lurah Bontang Lestari, Senin (8/7/2024) siang di Ruang Rapat Lantai II, Sekretariat DPRD Kota Bontang.

Tentu di dalamnya, lanjut dia, jangan hanya berbicara soal pemilik modal yang berinvestasi, tepi harus tetap memikirkan masyarakat agar terlindungi dalam kajian tersebut.

“Makanya kami mendorong dan mendesak pemerintah agar menyelesaikan secepatnya kajian investasi itu, sebelum selesai PT KIB ini,” kata Agus Haris.

Selain itu, pihaknya juga mendoro pemerintah agar ada bentuk ikatan atau hubungan kerja dengan PT KIB. Karena pemerintah bisa mengelola kawasan itu, tetapi dengan pertimbangan harga tanah sesuai dengan NJOP sangat besar.

“Mestinya pemerintah tidak lantas putus asa disitu, karena banyak bentuk kerjasama lainnya dengan masyarakat pemilik lahan itu. Bisa kita kerja samakan dengan cara-cara lain. Misalnya begini, selama proses kontruksi berjalan sampai berproduksi maka 150 orang pemilik lahan itu bisa tetap bekerja berikut dengan anaknya. Kan itu semua bisa dibicarakan, kerjasama dengan masyarakat, supaya tidak dikelola oleh pihak swasta,” bebernya.

Dua hal itu, yang sebenarnya dibutuhkan para Anggota DPRD Kota Bontang. Sementara dalam rapat tadi, pihaknya tidak menemukan kedua hal itu, seperti apa potensi ekonomi dan dampaknya kepada masyarakat.

“Belum lagi, tenaga kerja. Karena dalam Amdal yang disampaikan dari 100-500, 1 jenis kontruksi, artinya satu perusahaan yang membangun pabrik, dan itu mustahil hanya 500 tenaga kerja. Seperti di GPK saja, ribuan tenaga kerja yang dibutuhkan sampai star up. Dalam dokumen Amdal juga tidak dijelaskan berapa tenaga kerja lokal Bontang yang bisa diserap, semua hanya dalam bentuk global,” pungkasnya.(asr/adv dprd bontang)

Share299Tweet187Share75

Related Posts

Stop Konflik Agraria dengan Sistem Islam
Opini

Stop Konflik Agraria dengan Sistem Islam

05/03/2026
SISTEM ISLAM MENJAMIN KEBUTUHAN GIZI MASYARAKAT
Opini

SISTEM ISLAM MENJAMIN KEBUTUHAN GIZI MASYARAKAT

05/03/2026
Ngamar Saat Ramadan, Dua Pasangan Terjaring Razia Satpol PP Bontang
Berita Daerah

Ngamar Saat Ramadan, Dua Pasangan Terjaring Razia Satpol PP Bontang

05/03/2026
PT EUP Bantah Dugaan Pencemaran Lingkungan dari Limbah FABA
Berita Daerah

PT EUP Bantah Dugaan Pencemaran Lingkungan dari Limbah FABA

04/03/2026
FP2L Laporkan Dugaan Limbah FABA PT EUP dan GPK, Minta Pemkot Bontang Tindak Tegas
Berita Daerah

FP2L Laporkan Dugaan Limbah FABA PT EUP dan GPK, Minta Pemkot Bontang Tindak Tegas

04/03/2026
Digerebek di Dalam Mobil, Tiga Pria di Marangkayu Terseret Kasus Sabu
Berita Daerah

Digerebek di Dalam Mobil, Tiga Pria di Marangkayu Terseret Kasus Sabu

03/03/2026
Next Post
Agus Haris Sayangkan Dokumen Amdal Tak Merujuk pada Perda Alihdaya dan Perda Perekrutan dan Penempatan Tenaga Kerja Bontang

Agus Haris Sayangkan Dokumen Amdal Tak Merujuk pada Perda Alihdaya dan Perda Perekrutan dan Penempatan Tenaga Kerja Bontang

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Ngamar Saat Ramadan, Dua Pasangan Terjaring Razia Satpol PP Bontang

    Ngamar Saat Ramadan, Dua Pasangan Terjaring Razia Satpol PP Bontang

    750 shares
    Share 300 Tweet 188
  • FP2L Laporkan Dugaan Limbah FABA PT EUP dan GPK, Minta Pemkot Bontang Tindak Tegas

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Idulfitri 2026: ASN Bontang Dapat THR dan Tunjangan, PPPK Paruh Waktu Tanpa Komponen Tambahan

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
  • PT EUP Bantah Dugaan Pencemaran Lingkungan dari Limbah FABA

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Wartek-In di Bulan Ramadan Diserbu Warga Bontang Lestari, Sembako Ludes Diburu

    754 shares
    Share 302 Tweet 189

Berita Terkini

Stop Konflik Agraria dengan Sistem Islam

Stop Konflik Agraria dengan Sistem Islam

05/03/2026
SISTEM ISLAM MENJAMIN KEBUTUHAN GIZI MASYARAKAT

SISTEM ISLAM MENJAMIN KEBUTUHAN GIZI MASYARAKAT

05/03/2026
Ngamar Saat Ramadan, Dua Pasangan Terjaring Razia Satpol PP Bontang

Ngamar Saat Ramadan, Dua Pasangan Terjaring Razia Satpol PP Bontang

05/03/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.