Trending.co.id, Bontang – Kabar gembira lolosnya pelajar asal Bontang Putri Nur Azizah sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional mendapat perhatian dari senator partai Nasdem Kota Bontang. Muhammad Sahib, sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang mengaku bangga atas pencapaian siswa SMK Putra Bangsa tersebut.
Pasalnya, Putri Nur Azizah terpilih dan mendapatkan kesempatan mengibarkan bendera merah putih di depan Istana Negara pada 17 Agustus 2025 mendatang.
Tidak hanya ungkapan rasa senang dan bangga yang disampaikan. Legislator asal dapil Bontang Selatan ini pun berencana bakal menghubungi pelajar tersebut. Selain itu, kata dia, akan memberikan support bagi Putri Nur Azizzah. Temasuk kebutuhan yang diperlukan saat berada di Jakarta.
“Makanya saya mau hubungin anak itu, barangkali ada yang bisa saya bantu apa yang diperlukannya di sana nanti (Jakarta, Red.),” ungkap Sahib saat ditemui tidak lama ini.
Politisi partai besutan Surya Paloh ini meyakini, anak-anak Bontang banyak yang memiliki prestasi gemilang. Dirinya berharap jejak yang ditorehkan Putri Nur Azizah dapat diikuti oleh gerasi berikutnya. Sehingga para pelajar Bontang terus mendapatkan kesempatan untuk mengibarkan bendara merah putih di depan orang nomor satu di Indonesia.
“Kedepannya ada lagi anak Bontang yang bisa mengikuti jejaknya, menjadi perwakilan di nasional. Kita harus bangga sebagai masyarakat Bontang,” pungkasnya.
Sebelumnya, redaksi Trending .co.id, telah merilis artikel tentang sosok gadis cantik bernama Putri Nur Azizah asal Bontang, terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025. Putri, nama akrabnya, mengaku senang dan bangga atas perjuangan dan usahanya hingga ke titik ini. Nasib baik mengantarkan dirinya hingga berada di posisi ini.
Sebanyak 6 orang peserta terdiri dari 3 pasang putra dan putri pada seleksi tingkat provinsi di Samarinda. Menariknya, pada seleksi di Kota Taman, Putri berada pada urutan ke 3. Pada Rabu (2/7/2025) sore, prestasi membanggakan itu diraih setelah mengalahkan 58 peserta dari 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Timur.
Putri juga mengalahkan 5 peserta dari rival sekotanya. Ada hal yang menarik, saat pengumunan seleksi tingkat Kota Bontang, Putri berada pada urutan ke tiga. Ternyata, Putri berhasil lolos hingga mendapatkan kesempatan mengibarkan bendera di Istana Negara pada 17 Agustus 2025 nanti.
Pada 27 Maret 2025, Putri mengumpulkan dokumen pendaftaran untuk mengikuti seleksi di kotanya. Selanjutnya, mengikuti semua step by step proses penyaringan tersebut. Tidak banyak yang dapat dilakukan dirinya.
Putri mengaku sepekan sebelumnya, hanya mempersiapkan beberapa hal. Mulai dari mengatur pola tidur, tidak jajan sembarangan, olahraga teratur, dan belajar akademik lainnya. Persiapan yang dilakukan olehnya, semua dikerjakan sendiri. Tampa ada bimbingan dari orang lain.
“Senior saya cuman memberikan semacam kisi-kisi. Saya juga tidak tahu banyak tentang Paskibraka, jadi banyak tanya sama senior yang sudah purna. Mulai dari cara-caranya, termasuk mengikuti akun instagramnya dan dari situ saya sudah sedikit tahu,” keluhnya.
Tahapan pertama pun dilewati, Putri menjalani tes sebanyak 8 tahapan dalam kurung waktu 8 hari. Seperti, Tes kesehatan; Parade; Peraturan baris-berbaris (PBB), Samapta (siap siaga atau keadaan siap); Kepribadian; Tes Wawasan Kebangsaan (TWK); Tes Intelegensi Umum (TIU); dan Medical Chek Up (MCU).
“Proses pendaftaran seleksi Kota Bontang, mulai dari tanggal 27 Maret hingga 8 Mei 2025,” terangnya.
Setelahnya, jumlah peserta yang ikut di Kota Bontang, sebanyak 207 orang. Secara rinci, pererta perempuan ada 100 dan peserta laki-laki sekitar 107 orang. Seleksi di tingkat kota menjadikan, dirinya salah satu dari 45 orang yang dinyatakan lulus penjaringan. 23 orang peserta perempuan dan laki-laki 22 orang.
“Urutan 1, 2, dan 3 secara berpasangan ikut seleksi tingkat provinsi. Setelah itu perwakilan provinsi hanya 1 pasang. 1 perempuan dan 1 laki,” sebutnya haru.
Selanjutnya, pada tanggal 12-17 Juli 2025, ia melanjutkan perjuangan ke Samarinda. Karena kurang persiapan sebelumnya, kali ini Putri lebih mengoptimalkan kesempatan yang dimiliki. Hanya mengandalkan Google, Youtube, dan Tiktok tanpa ada preferensi dari buku yang memadai.
Berbekal semangat dan tekun, ia mampu menjawab soal dengan mudah. Tidak hanya itu, persiapan juga dilakukan seperti tahap wawancara. Termasuk kemampuan publik speaking. Nyatanya, keterampilan itu sangat diperlukan dan masuk pada kriteria penilaian.
Meski begitu, ia juga merasa apa yang dilakukan masih kurang optimal. Dibalik perjuangannya, bermodal niat dan usaha sampai ke tahap ini. Tanpa mengandalkan kekuatan tertentu, Putri mendapatkan tiket dan kesempatan mengibarkan sang saka merah putih di kediaman orang nomor satu di republik ini.
Kabar gembira ini diperoleh sekira pukul 18.00 WITA hari ini. Putri langsung memberi kabar ke ayahnya. Dengan penuh haru ayahnya menerima informasi itu. Seleksi tesebut, merupakan tahapan akhir. Kini Putri akan mempersiapkan semuanya, terutama kesehatan.
“Ada sedihnya juga karena persiapan kurang. Tapi saya tetap bangga. Karena semuanya saya cari sendiri. Saya rutin lari dan latihan mengerjakan beberapa soal psikologi,” ucap Putri bangga. (Jay/Adv DPRD Bontang)











Discussion about this post