Trending.co.id, Bontang – Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto meyakini penunjukan mitra pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang sudah sesuai dengan regulasi yang ada. Tak hanya itu, ia juga mengaku bahwa proses seleksi dilakukan secara akuntabel dan transparan.
Bahkan, kata Heri setiap tahapan-tahapan yang dilewati berdasarkan aturan atau petunjuk teknis (Juknis). Mulai dari tahap penjaringan hingga sertifikasi calon mitra.
“Saya yakin dengen pemerintah, ketika sudah ditunjuk pasti sudah melalui regulasi yang ada,” sebut Heri yakin.
Diketahui, program MBG ini merupakan upaya konkret untuk pemenuhan janji politik dari Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto. Maka, semua dokumen yang dibutuhkan sudah seyogianya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Mulai penjaringan sampai tahapan sertifikasinya,” jelas Politisikus Partai Gerindra tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Legislator muda itu juga menambahkan bahwa proses tersebut langsung dari pusat. Bukan ditentukan oleh kabupaten atau kota. Sehingga tudingan adanya lobi-lobi dalam perekrutan dan penjaringan tersebut dapat dikatakan tidak benar.
“Makanya itu, saya bilang sebelum ditunjuk itu. Pasti sudah melalui tahapan atau proses yang matang. Beda kalau kita sendiri yang tunjuk, mungkin ada lobi-lobi,” tegasnya.
“Kalau ini kan yang tunjuk dari BGN (Badan Gizi Nasional) langsung. Kita di daerah hanya mengikuti saja,” tambah Heri.
Sekretaris Partai besutan Prabowo Subianto di Kota Taman itu menekankan bahwa agenda nasional ini tidaklah dibuat secara cuma-cuma. Tanpa adanya kajian dan langkah-langkah yang cermat dan ketat. Keberadaan dapur SPPG (Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Bontang telah melalui alur birokrasi yang ditentukan oleh pusat.
“Karena proses MBG tersebut langsung dari nasional, bukan dari kabupaten kota lagi,” tandasnya.
“Pasti ada tahapan-tahapan yang dilalui sebelum dilaksanakan itu. Jadi saya meyakini semuanya sudah melalui seleksi yang ketat,” tutup Senator Bontang Selatan itu.
Sebagai informasi, peresmian di dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kota Bontang telah dilakukan. Kegiatan ini resmi berjalan sejak, pada Senin (14/7/2025).
Peluncuran agenda MBG tersebut, berada di Jalan Soekarno-Hatta, RT 1, Kanaan, Bontang Barat, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Untuk di Kota Bontang, SPPG baru ada satu, dengan kapasitas jumlah MBG yang dapat dihasilkan sekitar 3.500 porsi. Jumlah ini masih belum mencakup seluruh target MBG di kota ini. (Jay/Adv DPRD Bontang).












Discussion about this post