Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home advetorial

Bonnie Sukardi Dorong Raperda LLAJ Disusun Realistis, Sesuaikan dengan Infrastruktur Digital Bontang

by admin
04/07/2026
in advetorial, Trending
Bonnie Sukardi Dorong Raperda LLAJ Disusun Realistis, Sesuaikan dengan Infrastruktur Digital Bontang

Foto: Komisi C DPRD Kota Bontang gelar rapat dalam rangka pembahasan Raperda Penyelenggaraan LLAJ Kota Bontang.(Doc.Jy/Trending.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Trending.co.id, Bontang – Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Bonnie Sukardi, meminta penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan infrastruktur teknologi yang dimiliki Kota Bontang.

Bonnie menilai, regulasi yang baik harus dapat diimplementasikan, bukan sekadar menjadi konsep ideal di atas kertas. Pernyataan tersebut disampaikan Bonnie saat mengikuti rapat pembahasan Raperda LLAJ bersama tim penyusun dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (29/6/2026) lalu, di Ruang Rapat Lantai II Sekretariat DPRD Kota Bontang.

Ia mengatakan, cita-cita menjadikan Bontang sebagai smart city merupakan harapan bersama. Namun, penyusunan regulasi tetap harus mempertimbangkan kesiapan daerah agar pelaksanaannya tidak menemui kendala di kemudian hari.

“Kita tinggal menyesuaikan dengan kesiapan yang kita miliki. Harapan kita tentu Bontang menjadi smart city seperti kota-kota lain, tetapi implementasinya juga harus realistis,” sebut Bonnie.

Lebih lanjut, Politikus PKB itu mengaku sependapat dengan masukan yang sebelumnya disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, terkait pentingnya menyesuaikan substansi Raperda dengan kemampuan infrastruktur digital daerah.

Menurutnya, regulasi yang terlalu ambisius justru berpotensi sulit diterapkan apabila belum didukung sarana dan prasarana yang memadai. “Jangan sampai regulasinya terlihat bagus di atas kertas, tetapi implementasinya belum bisa dilakukan karena keterbatasan infrastruktur maupun anggaran,” imbuhnya.

Ia juga menilai pembahasan pasal demi pasal nantinya menjadi momentum untuk menyempurnakan substansi Raperda agar selaras dengan kondisi aktual di lapangan. Selain aspek teknologi, Bonnie mengingatkan bahwa implementasi regulasi juga berkaitan erat dengan kemampuan pembiayaan pemerintah daerah.

Untuk itu, setiap ketentuan yang dimuat dalam Raperda harus mempertimbangkan kesiapan anggaran agar dapat direalisasikan. “Kalau memang didukung anggaran tentu bisa kita laksanakan. Namun jika belum memungkinkan, maka perlu disesuaikan agar tetap realistis,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Diskominfo Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, meminta agar sejumlah ketentuan dalam Raperda LLAJ, khususnya Pasal 81, Pasal 82, dan Pasal 83, dikaji kembali karena dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi infrastruktur digital Kota Bontang. Andi menyebutkan beberapa pasal tersebut menggambarkan kesiapan teknologi yang lebih maju dibanding kondisi nyata di daerah.

“Saya melihat beberapa pasal seolah-olah menggambarkan kota kita sudah sangat cerdas. Jangan sampai arah Perda (Peraturan Daerah, red) ini nantinya justru tidak bisa dijalankan karena tidak sesuai dengan kondisi yang ada,” ucapnya.

Andi juga mengingatkan agar penyusunan Raperda tidak sekadar mengadopsi regulasi dari daerah lain yang telah memiliki infrastruktur digital lebih maju, seperti Jakarta. Menurutnya, sebagian besar jaringan telekomunikasi di Bontang masih mengandalkan layanan 4G, sementara implementasi teknologi berbasis 5G belum tersedia secara luas.

Ia berharap regulasi yang disusun mampu mengakomodasi kebutuhan pembangunan lima tahun ke depan tanpa mengabaikan kemampuan daerah untuk melaksanakannya. “Kita tentu boleh memiliki target yang tinggi, tetapi Perda (Peraturan Daerah, red) harus bersifat implementatif. Jangan sampai yang tertulis hanya menjadi angan-angan karena infrastruktur pendukungnya belum tersedia,” tutupnya. (Jay/ADV DPRD Bontang)

Share296Tweet185Share74

Related Posts

HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?
Berita Daerah

HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

21/08/2026
Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan
advetorial

Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

20/08/2026
Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala
advetorial

Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala

18/08/2026
Jaga Toleransi dan Kondusivitas, DPRD Bontang Maknai Kemerdekaan sebagai Perekat Keberagaman
advetorial

Jaga Toleransi dan Kondusivitas, DPRD Bontang Maknai Kemerdekaan sebagai Perekat Keberagaman

18/08/2026
DPRD Bontang Dukung Rencana Reward Kampung Inggris bagi Paskibraka
advetorial

DPRD Bontang Dukung Rencana Reward Kampung Inggris bagi Paskibraka

17/08/2026
Evaluasi Pembahasan Raperda Bontang, DPRD Minta Pemkot Jaga Konsistensi Utusan Rapat
advetorial

Evaluasi Pembahasan Raperda Bontang, DPRD Minta Pemkot Jaga Konsistensi Utusan Rapat

05/08/2026
Next Post
Bahas Raperda LLAJ, Komisi C DPRD Bontang Soroti Penataan Parkir dan Pengembangan Jalan, Bidik Peningkatan PAD

Bahas Raperda LLAJ, Komisi C DPRD Bontang Soroti Penataan Parkir dan Pengembangan Jalan, Bidik Peningkatan PAD

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

    Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Bonnie Sukardi Dorong Raperda LLAJ Disusun Realistis, Sesuaikan dengan Infrastruktur Digital Bontang

    740 shares
    Share 296 Tweet 185

Berita Terkini

HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

21/08/2026
Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

20/08/2026
Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala

Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala

18/08/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
  • Kode Etik Jurnalistik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.