Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

Oleh : Jumiana, S. H (Aktivis dakwah dan pemerhati masalah umat)

by admin
21/08/2026
in Berita Daerah, Opini, Trending
HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

ilustrasi (net)

Share on FacebookShare on Twitter

Tatanan kehidupan Barat dengan liberalismenya bukan sekadar menawarkan kebebasan, tetapi membentuk cara pandang yang menempatkan kebebasan tanpa batas sebagai nilai utama. Ketika nilai ini mengakar, berbagai penyimpangan sosial pun berkembang, termasuk perilaku seksual berisiko /lgbt yang turut mendorong penyebaran HIV/AIDS. Fenomena ini menunjukkan bagaimana kerusakan sistem nilai dapat melahirkan persoalan serius yang berdampak luas bagi umat manusia.

Indonesia termasuk negara dengan kasus HIV/AIDS yang tinggi, bahkan tertinggi di Asia Tenggara. Berdasarkan data terbaru tahun 2026, jumlah orang yang hidup dengan HIV di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 570.000 jiwa. Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa tingginya angka temuan kasus baru lebih disebabkan oleh masifnya program skrining dan perluasan deteksi dini yang dilakukan pemerintah.

Kondisi serupa juga terjadi di Kota Bontang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mencatat sebanyak 441 kasus baru HIV selama periode 2021 hingga 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 253 orang masih menjalani pengobatan antiretroviral (ARV).

Hingga 2026, Dinkes mencatat 43 kasus baru HIV, terdiri dari 24 laki-laki dan 19 perempuan. Data tersebut menunjukkan bahwa laki-laki masih menjadi kelompok dengan jumlah kasus lebih tinggi dibanding perempuan. Sebagian kasus juga ditemukan pada kelompok usia remaja (15–19 tahun), yang menjadi perhatian serius.

Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

HIV pada remaja bukan sekadar persoalan kurangnya edukasi seksual atau meningkatnya deteksi kasus, tetapi merupakan cermin kerusakan sosial yang lebih mendasar. Pergaulan bebas, seks di luar nikah, perilaku seksual menyimpang/lgbt, narkoba, dan lemahnya kontrol perilaku generasi muda merupakan konsekuensi dari penerapan sekularisme, yaitu sistem kehidupan yang memisahkan agama dari pengaturan kehidupan.

Paradigma sekuler dalam melihat HIV masih berfokus pada aspek medis dan kuratif, sementara akar perilaku berisiko kurang diperhatikan. Akibatnya, solusi yang ditawarkan tidak menyentuh akar masalah dan tidak mampu menyelesaikannya secara tuntas.

Dalam perspektif kesehatan masyarakat, meningkatnya kasus yang terdeteksi dapat menjadi indikator keberhasilan deteksi dini. Namun, hal ini tidak boleh menutupi masih adanya perilaku berisiko yang memunculkan kasus baru. Deteksi dini penting untuk pengobatan, tetapi deteksi bukanlah pencegahan. Keberhasilan menemukan kasus tidak berarti akar penyebab munculnya kasus baru telah berhasil dicegah.

Pendidikan seksual berparadigma sekuler umumnya hanya menekankan aspek biologis, kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit menular seksual, dan kehamilan yang tidak diinginkan. Bahkan, seks pranikah kerap dianggap sebagai pilihan pribadi selama dilakukan secara “aman”. Pendekatan ini belum menyentuh akar masalah karena tidak membentuk kesadaran untuk meninggalkan perilaku seksual yang bertentangan dengan norma agama.

Solusi Islam: Menyentuh Akar Masalah

Islam memiliki konsep preventif dalam mencegah kerusakan moral dan ancaman penyakit seperti HIV, dengan mencegah perilaku berisiko sejak awal. Melalui Nizham al-Ijtima’i (Sistem Pergaulan dalam Islam), Islam mengatur interaksi laki-laki dan perempuan sesuai syariat untuk menutup jalan menuju perzinaan dan perilaku seksual menyimpang.

Islam mewajibkan laki-laki dan perempuan menjaga pandangan, kehormatan diri, dan menutup aurat dengan pakaian syar’i, serta melarang segala hal yang mendekatkan kepada zina. Allah Swt. Berfirman:

“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk.”

(QS. Al-Isra: 32)

Larangan ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya mengharamkan zina, tetapi juga menutup seluruh jalan yang mengantarkan kepadanya.

Islam menjadikan pernikahan sebagai jalan halal untuk menyalurkan naluri seksual. Dalam perspektif Islam, negara berkewajiban memudahkan pernikahan sekaligus menegakkan sanksi syariat untuk mencegah meluasnya kemaksiatan.

Dalam bidang pendidikan, Islam mengintegrasikan kesehatan reproduksi dengan akidah, fikih pergaulan, dan akhlak. Pelajar tidak hanya memahami aspek biologis, tetapi juga menyadari bahwa menjaga kehormatan diri merupakan bentuk ketaatan kepada Allah. Kesadaran ini akan membentuk kontrol diri yang kuat karena setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.

Menjaga generasi dari ancaman HIV membutuhkan sinergi tiga pilar utama: keluarga membangun iman, akhlak, dan pengawasan; masyarakat serta lembaga pendidikan menciptakan lingkungan yang sesuai syariat; dan negara menerapkan kebijakan berdasarkan Islam, menutup pintu kerusakan, serta melindungi masyarakat melalui pendidikan, media, ekonomi, dan penegakan hukum.

Karena itu, HIV tidak cukup ditangani dengan memperbanyak tes atau pendidikan seksual sekuler, tetapi harus menyentuh akar masalah, yakni sistem kehidupan yang melahirkan perilaku berisiko. Solusinya adalah pembinaan iman, budaya amar makruf nahi mungkar, serta penerapan syariat Islam secara menyeluruh oleh negara agar lahir generasi yang terjaga kehormatan, kesehatan, dan moralnya.

Wallahu a’lam bishawab

Share297Tweet186Share74

Related Posts

Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan
advetorial

Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

20/08/2026
Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala
advetorial

Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala

18/08/2026
Jaga Toleransi dan Kondusivitas, DPRD Bontang Maknai Kemerdekaan sebagai Perekat Keberagaman
advetorial

Jaga Toleransi dan Kondusivitas, DPRD Bontang Maknai Kemerdekaan sebagai Perekat Keberagaman

18/08/2026
DPRD Bontang Dukung Rencana Reward Kampung Inggris bagi Paskibraka
advetorial

DPRD Bontang Dukung Rencana Reward Kampung Inggris bagi Paskibraka

17/08/2026
Evaluasi Pembahasan Raperda Bontang, DPRD Minta Pemkot Jaga Konsistensi Utusan Rapat
advetorial

Evaluasi Pembahasan Raperda Bontang, DPRD Minta Pemkot Jaga Konsistensi Utusan Rapat

05/08/2026
DPRD dan Pemkot Bontang Matangkan Raperda Insentif Guru, Poin Kualifikasi S1 dan S2 Jadi Sorotan
advetorial

DPRD dan Pemkot Bontang Matangkan Raperda Insentif Guru, Poin Kualifikasi S1 dan S2 Jadi Sorotan

04/08/2026

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

    Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Bonnie Sukardi Dorong Raperda LLAJ Disusun Realistis, Sesuaikan dengan Infrastruktur Digital Bontang

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Perda Kepemudaan Bontang Dorong Musbangda dan Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan

    740 shares
    Share 296 Tweet 185

Berita Terkini

HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

HIV Mengancam Remaja: Mengapa Solusi Belum Menyentuh Akar Masalah?

21/08/2026
Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

Benahi Kawasan Wisata Bontang Kuala, Legislatif Usul Kolaborasi APBD dan CSR Perusahaan

20/08/2026
Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala

Tingkatkan Kualitas Kawasan Wisata, Dewan Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala

18/08/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
  • Kode Etik Jurnalistik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.