Trending.co.id, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mendorong pemenuhan gizi anak di wilayahnya. Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Bontang kembali meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-19 dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (30/3/2026) pagi.
SPPG berlokasi di Jalan Soekarno Hatta kawasan Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan. Fasilitas ini akan melayani sejumlah sekolah di wilayah Bontang Lestari, seperti TK Negeri 002 Bontang Lestari, SDN 004 Bontang Selatan dan SMK Negeri 4 Kota Bontang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan komitmen pemerintah dalam mendukung pelaksanaan progam MBG dari pemerintah pusat dapat berjalan secara optimal. Menurutnya, kebijakan ini sangat bermanfaat untuk pemenuhan gizi.
“Sungguh program yang sangat bagus, oleh karena itu harus berjalan secara optimal,” ujar Neni
Dalam kesempatan tersebut, Neni mengingatkan kepada seluruh SPPG yang beroperasi di wilayah Kota Bontang agar memperhatikan kualitas makanan yang disajikan. Ia menekankan SPPG tidak sekadar memasak, melainkan harus dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“kualitas gizi harus diperhatikan, tidak sekadar menghadirkan makanan bagi anak-anak,” tegas Neni.
Lebih lanjut, Neni mengungkapkan bahwa untuk mendirikan satu dapur MBG menelan biaya mencapai miliaran rupiah. Oleh karena itu, SPPG bersama mitra harus menjamin keamanan makanan terlebih dahulu, mengingat masih adanya beberapa aduan dari masyarakat.
“Sebelum disalurkan, makanan terlebih dahulu dicicipin oleh bagian Gizi. Waktunya juga diperkirakan untuk proses pengantaran,” tukasnya.
Orang nomor satu di Kota Taman, kedepannya, ia berharap MBG diterapkan dengan konsep baru. Misalnya, anak sekolah dapat menikmati MBG cara makan bersama melalui konsep prasmanan.
“Kedepannya bisa konsep prasmanan. Jadi bisa makan bersama, tidak perlu sering bisa sekali sebulan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Regional/Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Bontang, Surya Dwi Saputra menyampaikan hingga saat ini jumlah SPPG Kota Bontang telah terbangun sekitar 19 dapur MBG, dua di antaranya adalah SPPG milik Pemkot Bontang. Ia menyebutkan BGN menggandeng Yayasan Boga Raya sebagai mitra SPPG.
“Saat ini ada 18 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, red) yang sudah berjalan, termasuk yang baru saja diresmikan jadi totalnya ada 19,” sebut Surya.
Surya menjelaskan akan berupaya mencapai target jumlah SPPG sebanyak 31, yang terbagi sekitar 26 di wilayah kota dan lima lainnya di peruntukkan di kawasan pesisir guna mencapai seluruh sekolah.
“Target 31 SPPG, 26 di wilayah Kota Bontang dan 5 berada di daerah pesisir yang sulit terjangkau,” akunya.
Surya memaparkan bahwa secara nasional, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran 268 triliun yang bersumber dari APBN. Sekitar 93 persen disalurkan untuk bahan makan secara merata. BGN menargetkan sebanyak 30 ribu SPPG di seluruh Indonesia, saat ini terbangun sebanyak 26 ribu dan telah beroperasi sekitar 24 ribu.
Ia berharap, SPPG di Bontang Lestari dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
Mitra SPPG juga dapat menggandeng pelaku UMKM (Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah), dengan begitu dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kehadiran SPPG juga dapat menyerap 47 pekerja. Mitra dapat bekerja sama dengan pada pelaku UMKM (Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah, red) untuk meningkatkan nilai ekonomi warga sekitar,” tutupnya. (Jy)











Discussion about this post