Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home advetorial

 DPRD Bontang Soroti 59 Kasus Kehamilan Anak, Dorong Kolaborasi OPD dan Tokoh Agama

by admin
09/07/2026
in advetorial, Berita Daerah, Trending
 DPRD Bontang Soroti 59 Kasus Kehamilan Anak, Dorong Kolaborasi OPD dan Tokoh Agama

Foto: Komisi A DPRD Kota Bontang menggelar Rapat Dengan Pendapat (RDP) bersama Disdikbud Kota Bontang, Dinsos-PM Kota Bontang, dan FKUB Kota Bontang di Sekretariat DPRD Kota Bontang, Kamis (9/7/2026). (Doc.Jy/Trending.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Trending.co.id, Bontang – Tingginya angka kehamilan pada anak di bawah umur di Kota Bontang menjadi perhatian serius DPRD Kota Bontang. Dalam kurun waktu sekitar lima bulan terakhir, tercatat sebanyak 59 kasus kehamilan usia anak, sehingga mendorong Komisi A DPRD untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh lintas agama, Kamis (9/7/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Sekretariat DPRD Kota Bontang itu dipimpin Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal. Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Saparudin, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM), Lukmanul Hakim, serta jajaran tokoh agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Bontang.

Tokoh lintas agama yang hadir di antaranya Ketua FKUB Kota Bontang K.H. Mulkan Adzima, Jamariah, I Made Hermawan dari komunitas Hindu, Pavel Brillian A dari Buddha, Pendeta Philipus T mewakili Kristen Protestan, dan Hendrik D dari Agama Katolik.

Dalam rapat tersebut, Lukmanul Hakim memaparkan bahwa penanganan persoalan kehamilan usia anak tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Menurutnya, diperlukan pendekatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan hingga tokoh agama.

“Edukasi berbasis masyarakat melalui pemerintah kelurahan perlu diperkuat agar masyarakat memahami dampak negatif kehamilan di usia dini, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun masa depan anak,” ungkap Lukman.

Selain itu, koordinasi lintas OPD juga dinilai penting agar upaya pencegahan berjalan lebih efektif. Lukmanul menegaskan, peran FKUB menjadi sangat strategis dalam memberikan edukasi moral dan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat.

Dalam forum tersebut juga mengemuka sejumlah usulan, di antaranya perlunya dukungan DPRD melalui penguatan regulasi dan alokasi anggaran, pembentukan tim terpadu lintas sektor, penyusunan rencana aksi bersama seluruh OPD terkait, hingga pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap program pencegahan kehamilan usia anak.

Menanggapi masukan tersebut, Saeful Rizal mengatakan RDP digelar sebagai langkah awal menyusun strategi bersama untuk mengatasi persoalan yang dinilai mengkhawatirkan tersebut. Politikus PKS itu menilai tingginya angka kehamilan anak menjadi persoalan bersama yang harus segera ditangani melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Pertemuan ini menjadi langkah bersama dalam mencari solusi atas persoalan yang dihadapi generasi muda kita,” sebutnya di depan peserta rapat.

Lebih lanjut, Saeful, menekankan pentingnya keterlibatan tokoh lintas agama dalam membangun pendidikan karakter dan akhlak bagi anak-anak dan remaja. Menurutnya, pembinaan moral menjadi salah satu upaya preventif untuk menekan angka kehamilan di usia anak.

“Kedepannya kita semua harus memberikan perhatian maksimal dan melibatkan tokoh lintas agama agar nilai-nilai akhlak dan karakter dapat ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Harapannya, kasus ini bisa diminimalisir sehingga Bontang benar-benar menjadi Kota TAMAN, yakni Tertib, Agamis, Mandiri, Aman, dan Nyaman,” pungkasnya. (Adv/DPRD Bontang)

Share296Tweet185Share74

Related Posts

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan
advetorial

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

14/07/2026
Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut
advetorial

Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

10/07/2026
Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua
advetorial

Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

10/07/2026
59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi
advetorial

59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi

09/07/2026
Listrik Padam di Negeri Batu Bara: Saat Kapitalisme Gagal, Bisakah Islam Menjadi Solusi?
Berita Daerah

Listrik Padam di Negeri Batu Bara: Saat Kapitalisme Gagal, Bisakah Islam Menjadi Solusi?

07/07/2026
Rustam Ungkap Dua PSN Batal Dibangun di Bontang, Raperda Penanaman Modal Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Investor
advetorial

Rustam Ungkap Dua PSN Batal Dibangun di Bontang, Raperda Penanaman Modal Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Investor

06/07/2026
Next Post
59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi

59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

    KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Kurang Kurir, Paket Menggunung di Gudang SPX Bontang, Pimpinan Enggan Beri Penjelasan

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  •  DPRD Bontang Soroti 59 Kasus Kehamilan Anak, Dorong Kolaborasi OPD dan Tokoh Agama

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • 59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

    740 shares
    Share 296 Tweet 185

Berita Terkini

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

14/07/2026
Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

10/07/2026
Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

10/07/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
  • Kode Etik Jurnalistik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.