Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home advetorial

Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

by admin
10/07/2026
in advetorial, Berita Daerah, Trending
Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

Foto: Suasana RDP (Rapat Dengar Pendapat) Komisi A DPRD Kota Bontang bersama Disdikbud Kota Bontang, Dinsos-PM Kota Bontang, dan FKUB Kota Bontang di Sekretariat DPRD Kota Bontang, Kamis (9/7/2026). (Doc.Jy/Trending.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Trending.co.id, Bontang – Kehamilan pada anak di bawah umur menjadi persoalan serius yang dihadapi Kota Bontang. Dalam kurun waktu lima bulan sepanjang 2026, tercatat sebanyak 59 kasus kehamilan usia anak.

Tingginya angka tersebut menjadi perhatian DPRD Kota Bontang, termasuk instansi teknis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang yang bersentuhan langsung dengan dunia pendidikan, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang.

Sebagai tindak lanjut, Komisi A DPRD Kota Bontang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (9/7/2026). Dalam forum itu, Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparudin, menilai tingginya angka kehamilan usia anak dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pesatnya perkembangan teknologi hingga lemahnya penguatan karakter pada remaja.

Menurut Saparudin, persoalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama karena menyangkut masa depan generasi penerus bangsa. Ia mengatakan, dunia pendidikan selama ini terus melakukan berbagai upaya pencegahan melalui program-program pembinaan karakter di lingkungan sekolah.

“Ini menjadi perhatian kita semua. Anak-anak dan remaja adalah generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama,” kata Saparudin.

Meski demikian, Saparudin menegaskan keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua dan masyarakat. Menurutnya, ketiga unsur tersebut merupakan pilar utama dalam membentuk karakter anak.

“Fungsi pendidikan itu ada tiga, yaitu sekolah, orang tua, dan masyarakat. Kalau salah satunya tidak berjalan, tentu hasilnya tidak akan maksimal,” jelasnya.

Ia menilai derasnya perkembangan teknologi dan media digital menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi yang tidak diimbangi dengan pembinaan moral serta nilai-nilai keagamaan dinilai berpotensi memengaruhi perilaku remaja.

Sebagai langkah pencegahan, Disdikbud Kota Bontang telah menggulirkan berbagai program penguatan karakter di sekolah. Salah satunya melalui pembiasaan salat duha dan tadarus Al-Qur’an selama 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

“Program ini kami jalankan untuk memperkuat akhlak dan perilaku peserta didik. Persoalan yang kita hadapi hari ini bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga karakter,” bebernya.

Selain itu, Disdikbud juga terus menggalakkan program Belajar Pukul 19.00–21.00 Wita sebagai upaya mengurangi aktivitas remaja di luar rumah pada malam hari sekaligus mendorong keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak belajar.

Saparudin juga menyoroti gaya hidup konsumtif dan budaya nongkrong di kalangan remaja yang dinilai menjadi tantangan dalam pembinaan karakter.

Untuk itu, pengawasan dari keluarga dinilai tetap menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai persoalan sosial yang melibatkan anak.
Ia menambahkan, seluruh sekolah di Kota Bontang telah memiliki Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah edukasi sebaya mengenai kesehatan reproduksi, pembentukan karakter, serta berbagai persoalan yang dihadapi remaja.

“Melalui PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja, red), para siswa mendapatkan edukasi dari teman sebayanya sehingga diharapkan lebih mudah diterima dan dipahami,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, memastikan seluruh masukan yang disampaikan dalam RDP akan menjadi bahan pembahasan lanjutan di internal komisi. Berbagai pandangan dari peserta rapat akan dirumuskan menjadi rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai dasar penyusunan langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif.

“Kami telah menyerap banyak masukan dan pengalaman dari seluruh peserta rapat. Semua itu akan kami tuangkan dalam laporan untuk dibahas di Komisi A sebagai bahan tindak lanjut,” sebutnya.

Saeful menegaskan tingginya angka kehamilan pada anak di bawah umur merupakan persoalan serius yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap hasil diskusi tersebut dapat melahirkan langkah-langkah konkret untuk menekan angka kehamilan usia anak sekaligus memperkuat perlindungan terhadap generasi muda di Kota Bontang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan berbagai masukan yang telah disampaikan. Semoga langkah ini dapat menghasilkan solusi nyata sehingga kasus serupa dapat diminimalkan,” pungkasnya. (Adv/DPRD Bontang)

Share296Tweet185Share74

Related Posts

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan
advetorial

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

14/07/2026
Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut
advetorial

Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

10/07/2026
59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi
advetorial

59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi

09/07/2026
 DPRD Bontang Soroti 59 Kasus Kehamilan Anak, Dorong Kolaborasi OPD dan Tokoh Agama
advetorial

 DPRD Bontang Soroti 59 Kasus Kehamilan Anak, Dorong Kolaborasi OPD dan Tokoh Agama

09/07/2026
Listrik Padam di Negeri Batu Bara: Saat Kapitalisme Gagal, Bisakah Islam Menjadi Solusi?
Berita Daerah

Listrik Padam di Negeri Batu Bara: Saat Kapitalisme Gagal, Bisakah Islam Menjadi Solusi?

07/07/2026
Rustam Ungkap Dua PSN Batal Dibangun di Bontang, Raperda Penanaman Modal Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Investor
advetorial

Rustam Ungkap Dua PSN Batal Dibangun di Bontang, Raperda Penanaman Modal Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Investor

06/07/2026
Next Post
Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

    KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Kurang Kurir, Paket Menggunung di Gudang SPX Bontang, Pimpinan Enggan Beri Penjelasan

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  •  DPRD Bontang Soroti 59 Kasus Kehamilan Anak, Dorong Kolaborasi OPD dan Tokoh Agama

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • 59 Kasus Kehamilan Anak dalam Lima Bulan, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP Cari Solusi

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

    740 shares
    Share 296 Tweet 185

Berita Terkini

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

KNPI Usulkan ‘Musbangda’ Masuk Raperda Kepemudaan, DPRD Bontang Beri Dukungan

14/07/2026
Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

Disdikbud Ungkap Kasus Anak Melahirkan di RSUD Bukan Warga Bontang, Komisi A DPRD Siapkan Tindak Lanjut

10/07/2026
Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

Komisi A DPRD Bahas 59 Kasus Kehamilan Anak, Disdikbud Bontang Tekankan Peran Orang Tua

10/07/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
  • Kode Etik Jurnalistik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.