
Trending.co.id, Samarinda – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2025, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan jalan sehat bersama serikat buruh. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat di Jalan Pelita, Samarinda, Kamis pagi (1/5/2025).
Kepala Disnakertrans Kaltim, Rozani Erawandi, secara langsung melepas peserta jalan sehat yang turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, seperti Kabag Ops Binda Kaltim Kolonel Arm Anang Krisna, Kasrem 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yuniarto, Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Yusub Dody Sandra, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim H.M. Darlis Pattalongi, serta Sekretaris Dinas Kominfo Kaltim Edi Noor Hermawanto.
Mengangkat tema “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional,” kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkeadilan. “May Day bukan hanya perayaan, tapi pengingat bahwa kesejahteraan buruh adalah fondasi utama produktivitas nasional,” ujar Rozani.
Rozani juga memaparkan sejumlah langkah nyata Disnakertrans Kaltim dalam mendukung kesejahteraan buruh, seperti pengawasan ketat terhadap pembayaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Kabupaten/Kota (UMK), yang ditetapkan naik sebesar 6,5% sesuai Perpres. Selain itu, pembentukan Satgas Kesejahteraan dan Perlindungan Pekerja juga dinilai strategis dalam mengawal implementasi hubungan kerja yang adil.
“Beberapa perusahaan di Kaltim mulai melakukan perubahan positif, seperti mengubah status kontrak PKWT menjadi PKWTT. Ini artinya, ada kemajuan dalam komitmen mereka membangun hubungan kerja yang lebih manusiawi,” tambahnya.
Meski demikian, Rozani mengakui bahwa tantangan ketenagakerjaan masih besar. Banyak buruh di sektor informal dan transportasi belum terlindungi secara hukum maupun sosial. “Kita temukan masih ada buruh yang menerima gaji jauh di bawah UMR, bahkan belum didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Ini ironi yang tidak boleh terus terjadi,” ucapnya.
Melalui momentum Hari Buruh 2025 ini, pemerintah mengajak seluruh pihak untuk bahu membahu menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan, mulai dari pengawasan kontrak kerja hingga jaminan sosial, demi mewujudkan Kalimantan Timur sebagai daerah yang ramah dan adil bagi para pekerja.
[Adv | Diskominfo Kaltim]












Discussion about this post