
Trending.co.id, Kaltim – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) kembali menegaskan pentingnya kemandirian fiskal bagi daerahnya dalam briefing rutin bersama jajaran di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin (30/6/2025). Gubernur Harum mengingatkan agar postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim tidak terus-menerus bergantung pada dana bagi hasil (DBH), terutama dari sektor batubara dan migas.
“Saya minta semua OPD yang berkaitan dengan penerimaan daerah agar tidak hanya mengandalkan dana bagi hasil. Ini penting untuk keberlanjutan pembangunan kita ke depan,” ujar Gubernur Harum.
Ia menjelaskan, ketergantungan terhadap sumber daya alam yang tidak terbarukan seperti batubara dan minyak bumi berisiko besar. Selain ketersediaannya yang terbatas, harga komoditas ini sangat rentan terhadap dinamika geopolitik dan ekonomi global.
“Begitu China tutup sedikit saja pembelian batubara, langsung harganya anjlok. Itu sudah kita alami. Maka kita tidak bisa lagi bersandar penuh pada DBH,” tegas Harum.
Gubernur Harum mendorong seluruh perangkat daerah untuk mulai menggali potensi-potensi lain sebagai sumber penerimaan yang lebih berkelanjutan. Ia mencontohkan sektor pertanian, perkebunan, industri pengolahan, dan pariwisata sebagai area yang menjanjikan jika dikembangkan secara serius.
Selain sektor riil, Gubernur juga menyoroti peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Bankaltimtara. Ia berharap BUMD dapat menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan di sektor kehutanan, pertambangan, dan perkebunan, untuk memberikan kontribusi nyata pada pendapatan daerah.
“BUMD kita harus bisa menjadi mesin penggerak ekonomi daerah. Kerja samanya dengan pelaku usaha harus bisa berdampak langsung ke pendapatan kita,” jelasnya.
Lebih lanjut, optimalisasi pajak daerah seperti Pajak Alat Berat dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor juga menjadi sorotan. Gubernur Harum berharap sektor pajak bisa dikelola dengan lebih cermat untuk memacu pertumbuhan penerimaan asli daerah (PAD).
“Kemandirian fiskal adalah kunci agar kita tidak terguncang saat DBH menurun. Mari kita bekerja lebih keras untuk wujudkan Kaltim yang berdaulat secara ekonomi,” pungkasnya.
[ADV | Diskominfo Kaltim]











Discussion about this post