Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Gadis di Bontang Barat Gantung Diri, Diduga Karena Depresi

by admin
26/07/2025
in Berita Daerah, Trending
Gadis di Bontang Barat Gantung Diri, Diduga Karena Depresi
Share on FacebookShare on Twitter

Trending.co.id, Bontang – Kediaman seorang ibu rumah tangga yang berinisial LAS (44), tepatnya di Jalan Gotong Royong, RT. 49, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat mendadak ramai. Pasalnya, di rumah itu dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan berinisial EPP (23) yang tengah tergantung di atas kusen dapur.

Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya yaitu LAS, pada hari Jumat (25/7/2025) sekira pukul 14.30 WITA. Saat itu, LAS mengaku baru saja bangun tidur lantaran ditelpon adik korban yang memberitahukan untuk mengangkat jemuran, karena cuaca di luar menandakan akan terjadi hujan.

Setelah terbangun, LAS kemudian keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur. Secara mengejutkan, dia melihat anak perempuannya sudah terbujur kaku dalam posisi tergantung menggunakan sepray milik korban. LAS sontak kaget dan berusaha menurunkan korban, namun sudah tidak bergerak.

Ibu EPP memanggil saksi dua JP (50), dan selanjutnya JP mengajak saksi tiga (51) serta tetangga sekitar untuk melepas korban dari jeratan seprey yang melingkar di lehernya. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umam Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang. Namun, nyawa korban sudah tak tertolong.

Kapolres Bontang, AKBP Whido Anriano melalui Kapolsek Bontang Barat Polres Bontang, Iptu Hadi Esmoyo, mengungkapkan bahwa sebelum penemuan mayat tersebut. Korban bersama ibunya sempat pergi ke tempat pijat, sekira pukul 11.00 WITA.

“Setelah urut sekitar pukul 13.00 WITA, ibu korban mengetahui bahwa korban pergi sendiri ke UGD di RSUD Taman Husada Bontang untuk mengeluhkan penyakit,” ungkap Kapolsek Bontang Barat, Iptu Hadi Esmoyo, Sabtu (26/7/2025).

Iptu Hadi Esmoyo menerangkan bahwa korban juga pernah mengeluh kepada ibunya, jika dia merasakan sakit di bagian kepala, leher, badan dan kaki. Atas temuan ini, polisi belum mengetahu secara pasti motif dibalik korban mengakhiri hidupnya.

Untuk sementara, korban diduga mengambil langkah nekat tersebut karena depresi. Iptu Hadi juga menyebut bahwa korban mengaku kepada keluarga bakal mengakhiri hidupnya.

Selain itu, polisi menemukan, pada saat sebelum kejadian, korban telah menkonsumsi sebanyak tiga tablet obat yakni amarox, risperidone, quetiapne. Diketahui, ke tiga obat tersebut merupakan obat psikotropika yang digunakan dalam pengobatan gangguan jiwa atau gangguan mental, terutama skizofrenia, gangguan bipolar, dan depresi berat.

“Kejadiannya pada saat situasi saksi 1 (ibu korban, Red.) tidur dan adik korban sedang bermain hp,” terang polisi berpangkat balok dua tersebut.

Ia menyampaikan, pihak keluarga korban tidak merasa keberatan. Mereka juga membuat surat pernyataan penolakan otopsi dan visum terhadap korban.

“Dari pernyataan keluarga korban, telah menyetujui dan sepakat dengan surat pernyataan untuk tidak melakukan tindakan otopsi pada tubuh korban,” tutupnya. (Jay)

Share336Tweet210Share84

Related Posts

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif
Berita Daerah

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

22/04/2026
Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel
Berita Daerah

Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

22/04/2026
Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku
Berita Daerah

Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

20/04/2026
Sidak Tagihan Air Membengkak, Wawali Bontang Temukan Fakta Mengejutkan
Berita Daerah

Sidak Tagihan Air Membengkak, Wawali Bontang Temukan Fakta Mengejutkan

14/04/2026
Warga Keluhkan Tagihan Air Melonjak, Wawali Bontang Akan Cek Langsung
Berita Daerah

Warga Keluhkan Tagihan Air Melonjak, Wawali Bontang Akan Cek Langsung

10/04/2026
Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026
Berita Daerah

Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026

01/04/2026
Next Post
Ekti Imanuel Apresiasi EBIFF 2025 sebagai Ajang Diplomasi Budaya dan Penguatan Pariwisata Kaltim

Ekti Imanuel Apresiasi EBIFF 2025 sebagai Ajang Diplomasi Budaya dan Penguatan Pariwisata Kaltim

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Soroti Proyek Pemecah Ombak, Nurhadi: Keselamatan Pengunjung Pantai Harus Jadi Prioritas

    Soroti Proyek Pemecah Ombak, Nurhadi: Keselamatan Pengunjung Pantai Harus Jadi Prioritas

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Damkar Kutim Terima Kunjugan Murid TK, Ajarkan Bahaya Api Sejak Dini

    746 shares
    Share 298 Tweet 187
  • Dua Anak Malahing Terancam Putus Sekolah, Begini Respons Yusuf

    746 shares
    Share 298 Tweet 187
  • BPSDM Kaltim Gelar Sosialisasi Pengadaan Barang/Jasa, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Putri Nur Azizah, Paskibraka Asal Bontang Lolos ke Nasional

    853 shares
    Share 341 Tweet 213

Berita Terkini

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

22/04/2026
Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

22/04/2026
Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

20/04/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.