Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home advetorial

Heri Keswanto Angkat Bicara Soal Pemberhentian Tenaga Kontrak Pemerintah

by admin
31/07/2025
in advetorial, Trending
Heri Keswanto Angkat Bicara Soal Pemberhentian Tenaga Kontrak Pemerintah

Keterangan: Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto. (Trending.co.id/Jay)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Trending.co.id, Bontang – Masalah berakhirnya kontrak ratusan tenaga honor di Kota Bontang mendapat sorotan publik. Pasalnya, sebanyak 186 Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di beberapa instansi di Pemkot Bontang terpaksa harus dirumahkan.

Mereka yang dirumahkan merupakan pegawai honor yang memiliki masa kerja kurang dari dua tahun. Kebijakan pemberhentian tersebut sehubungan dengan keluarnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB)

Polemik ini membuat Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto angkat bicara. Kata dia, DPRD telah mengupayakan mencari solusi untuk mencari jalan keluar terbaik. Langkah itu ditempuh dengan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama forum non-ASN beberapa bulan lalu.

Tepatnya, pada tanggal 15 Februari 2025. Dalam rapat tersebut juga melibatkan pemerintah guna membahas terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Kami (DPRD, Red.) beserta pemerintah sudah mengupayakan yang terbaik namun tetap pemerintah harus mengambil langkah tersebut. Sebelum akhirnya diputuskan untuk pemutusan kontrak,” ungkap Heri beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra yang kerap disapa Herkes, ini menyebut sebagai wakil rakyat turut andil memikirkan nasib para honorer yang masa kerjanya berakhir. Bahkan, ia bilang usai RDP, Komisi A DPRD Bontang bertemu dengan Kemenpan RB di Jakarta untuk menyampaikan aspirasi tersebut.

“Kami juga tidak tinggal diam. Tapi, pada saat kunjungan tersebut Kemenpan RB menyampaikan semua poin yang disampaikan diserahkan kelanjutannya ke daerah,” jelas Senator dapil Bontang Selatan itu.

Dirinya menjelaskan, persoalan ini muncul bukan kali ini saja. Herkes menuturkan sejak 2014 lalu regulasi mengenai larangan rekrutmen tenaga honorer sebenarnya sudah disampaikan pemerintah pusat melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Namun, di daerah tetap melakukan praktik perekrutan tenaga honorer termasuk setelah ada teguran tegas di tahun 2018 dan 2023 lalu.

“Bahkan pemerintah bersama Wakil Kepala Daerah Wakil Wali Kota Agus Haris beberapa kali berkunjung ke Kemenpan RB untuk berkoordinasi dan melanjutkan perjuangan ini tapi memang sudah tidak bisa,” akunya.

Legislator partai besutan Prabowo Subianto juga menerangkan terkait dengan hasil konsultasi dengan Kemenpan RB, Herkes menyampaikan bahwa pemerintah pusat menilai pelanggaran justru dibuat oleh daerah.

“Padahal sudah dilarang secara aturan. Tapi masih melakukan perekrutan,” sebutnya.

Lantaran perekrutan honorer ini sudah tidak diperbolehkan tapi tidak diindahkan oleh kepala daerah. “Bahkan Kemenpan RB sudah lepas tangan, mereka menyampaikan bahwa yang salah itu daerah, kenapa dilimpahkan lagi kepada kami,” sambungnya.

Selain itu, kini pemerintah juga menghadapi masalah lainnya, seperti keterbatasan APBD. Ia mengatakan untuk beban belanja pegawai di Kota Bontang hanya maksimal 30 persen.

“Apabila seluruh honorer diangkat jadi P3K, maka konsekuensinya berdampak pada fiskal daerah. Terutama dengan tambahan beban tunjangan dan hak pegawai lainnya,” pungkasnya. (Jay/Adv DPRD Bontang)

Share302Tweet189Share75

Related Posts

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat
advetorial

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

25/06/2026
WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja
Berita Daerah

WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

14/03/2026
Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan
Berita Daerah

Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

14/03/2026
Pembelian Mess Pemkot Bontang di Jakarta, Ini Penjelasan Wali Kota
Berita Daerah

Pembelian Mess Pemkot Bontang di Jakarta, Ini Penjelasan Wali Kota

13/03/2026
BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar
Berita Daerah

BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar

12/03/2026
Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah
Opini

Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah

12/03/2026
Next Post
Oknum ASN Resmi Ditahan Polres Bontang, Diduga Telibat Kasus Proyek Fiktif

Oknum ASN Resmi Ditahan Polres Bontang, Diduga Telibat Kasus Proyek Fiktif

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

    Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • New Croatian Gaming Site Launches in 2026

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • DPRD Kaltim Siap Kawal Ganti Rugi Lahan Warga Yang Terdampak Pembangunan Jalan Ringroad

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Bupati Kukar Launching Aplikasi Pantau BPKB Etam di Tenggarong

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Bupati Kukar Pimpin Salat Magrib Berjamaah dan Istighosah di Ponpes Nurul Islam

    748 shares
    Share 299 Tweet 187

Berita Terkini

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

25/06/2026
WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

14/03/2026
Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

14/03/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
  • Kode Etik Jurnalistik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.