Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home advetorial

Skandal Beras Oplosan, DPRD Kaltim Desak Reformasi Sistem Pengawasan Pangan

by admin
31/07/2025
in advetorial, Trending
Skandal Beras Oplosan, DPRD Kaltim Desak Reformasi Sistem Pengawasan Pangan

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

 

Trending.co.id, kaltim – Temuan praktik pengoplosan beras oleh lebih dari 200 merek di Indonesia, termasuk yang beredar di Kalimantan Timur, mendapat sorotan tajam dari DPRD Kaltim. Skandal ini dinilai bukan sekadar pelanggaran etika dagang, tetapi juga sebagai ancaman sistemik terhadap hak konsumen, stabilitas pangan, dan kesehatan masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menyatakan bahwa akar persoalan terletak pada lemahnya pengawasan dan minimnya transparansi dalam distribusi pangan. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan sidak insidental. Harus ada reformasi sistem pengawasan, dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Firnadi mengusulkan pembentukan Tim Pengawasan Terpadu yang melibatkan unsur legislatif, akademisi, hingga masyarakat sipil. Tim ini dinilai penting untuk melakukan audit menyeluruh terhadap rantai pasok beras, termasuk aspek pelabelan, sertifikasi kualitas, dan distribusi ke pasar. “Kita butuh kolaborasi multisektor agar pengawasan tidak hanya berjalan di atas kertas,” tambahnya.

Menurut data Kementerian Pertanian, praktik pengoplosan beras bisa menciptakan selisih harga hingga Rp3.000 per kilogram, dan jika dibiarkan selama satu dekade, potensi kerugian nasional mencapai Rp1.000 triliun. Di Kaltim sendiri, laporan keluhan konsumen mulai meningkat, terutama di Balikpapan dan Samarinda, akibat lonjakan harga dan dugaan beras oplosan.

DPRD Kaltim juga menilai pentingnya edukasi publik agar masyarakat mampu mengidentifikasi ciri beras layak konsumsi. “Kita harus pastikan masyarakat tahu cara membedakan beras asli dan oplosan. Ini bukan hanya soal harga, tapi soal kesehatan,” tegas Firnadi.

Saat ini, Komisi II tengah menyusun rekomendasi regulatif untuk memperketat standar kemasan, label, dan jalur distribusi beras di wilayah Kaltim. Firnadi menyebut, jika perlu, pihaknya akan mendorong penyusunan perda khusus terkait perlindungan konsumen pangan sebagai langkah jangka panjang.

Dengan mencuatnya kasus ini, DPRD Kaltim mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya bereaksi, tetapi mengambil langkah sistematis demi mencegah praktik serupa di masa depan. Literasi pangan dan ketegasan regulasi menjadi dua kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pangan daerah.

[ADV | DPRD KALTIM]

Share298Tweet186Share75

Related Posts

Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026
Berita Daerah

Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026

01/04/2026
OPERDA Minisoccer DPRD Cup: Taklukan BPBD FC 3-0, Setda Melaju ke Final Hadapi Setwan
Berita Daerah

OPERDA Minisoccer DPRD Cup: Taklukan BPBD FC 3-0, Setda Melaju ke Final Hadapi Setwan

01/04/2026
Wali Kota Resmikan SPPG ke-19 di Bontang Lestari, Tekankan Mutu Gizi Anak
Berita Daerah

Wali Kota Resmikan SPPG ke-19 di Bontang Lestari, Tekankan Mutu Gizi Anak

30/03/2026
Pria di Berebas Tengah Diringkus Polisi, 23 Poket Sabu Diamankan 
Berita Daerah

Pria di Berebas Tengah Diringkus Polisi, 23 Poket Sabu Diamankan 

28/03/2026
Dorong Digitalisasi Birokrasi, Wawali Tekankan Kualitas Layanan Publik 
Berita Daerah

Dorong Digitalisasi Birokrasi, Wawali Tekankan Kualitas Layanan Publik 

28/03/2026
WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja
Berita Daerah

WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

14/03/2026
Next Post
DPRD Dorong Bontang Jadi Kota Kuliner Laut, Potensi UMKM dan PAD Jadi Perhatian

DPRD Dorong Bontang Jadi Kota Kuliner Laut, Potensi UMKM dan PAD Jadi Perhatian

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Psikolog Muslimah ini Elus Dada Saat Hadapi Kasus Selfie ini

    Psikolog Muslimah ini Elus Dada Saat Hadapi Kasus Selfie ini

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Andi Faiz Minta Pemkot Lebih Perhatian ke Kawasan Pesisir Bontang

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Toleransi Dalam Islam

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Kukar Raih Apresiasi Tertinggi Penanganan Stunting, Bupati Aulia: “Ini Hasil Kerja Bersama”

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Tim Fahmil Quran Putra Kukar Lolos ke Final dengan Skor Tertinggi

    745 shares
    Share 298 Tweet 186

Berita Terkini

Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026

Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026

01/04/2026
OPERDA Minisoccer DPRD Cup: Taklukan BPBD FC 3-0, Setda Melaju ke Final Hadapi Setwan

OPERDA Minisoccer DPRD Cup: Taklukan BPBD FC 3-0, Setda Melaju ke Final Hadapi Setwan

01/04/2026
Wali Kota Resmikan SPPG ke-19 di Bontang Lestari, Tekankan Mutu Gizi Anak

Wali Kota Resmikan SPPG ke-19 di Bontang Lestari, Tekankan Mutu Gizi Anak

30/03/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.