Trending.co.id, Kaltim – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan pentingnya kelengkapan data sebagai dasar utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2025–2029. Ia menyampaikan hal ini dalam Rapat Paripurna DPRD yang membahas kesepakatan bersama dengan Pemprov Kaltim terkait dokumen RPJMD di Kantor DPRD Kaltim, Rabu (16/04/2025).
Hasanuddin menggarisbawahi bahwa tanpa data yang akurat dan komprehensif, perencanaan pembangunan akan kehilangan arah dan berisiko tidak menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia pun meminta agar seluruh data pendukung yang meliputi aspek kependudukan, sosial, ekonomi hingga infrastruktur segera disusun dan disampaikan.
“Kita tidak bicara asumsi, kita bicara fakta di lapangan. RPJMD harus disusun berdasarkan kondisi nyata yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Data yang dinilai penting mencakup jumlah penduduk, angka pengangguran, kemiskinan, migrasi, serta indikator kesejahteraan sosial seperti IPM, cakupan layanan kesehatan, angka stunting, dan tingkat pendidikan. Hasanuddin juga menyoroti data tentang keberadaan dan kondisi UMKM, sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi daerah.
Selain itu, ia mendorong agar Pemprov juga menyertakan informasi terkini soal kondisi jalan, alih fungsi lahan, dan tingkat keterbukaan informasi publik. Menurutnya, keterbukaan data juga menjadi bagian dari proses transparansi pembangunan yang harus dikawal bersama oleh masyarakat.
“Data pembangunan sebelumnya, termasuk evaluasi RPJMD sebelumnya, juga penting agar kita tidak mengulangi kesalahan dan bisa menuntaskan yang belum selesai,” imbuhnya.
Hasanuddin berharap seluruh perangkat daerah dapat bekerja cepat dan serius dalam menyusun dokumen ini, karena RPJMD bukan sekadar formalitas, melainkan kompas pembangunan Kaltim lima tahun ke depan. “Jangan sampai hanya jadi dokumen politik. Ini harus jadi peta jalan pembangunan yang konkret dan terukur,” tutupnya.
[Adv | DPRD Kaltim]












Discussion about this post