
Trending.co.id, Kaltim – Gubernur Kalimantan Timur, H Rudy Mas’ud (Harum) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim mengikuti video conference (vicon) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Mapolres Kutai Kartanegara sebagai bagian dari pengawasan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kukar 2025 yang dijadwalkan berlangsung 19 April mendatang.
Sebelum vicon dimulai, Gubernur Harum beserta rombongan lebih dulu melakukan peninjauan langsung ke beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) termasuk TPS di Lapas Khusus Kukar yang mengakomodasi 71 pemilih dari 325 warga binaan, Kamis (17/4/2025). Ia menegaskan bahwa seluruh persiapan logistik dan teknis telah mencapai tahap akhir tanpa kendala berarti.
“Ini bukan sekadar momen politik, tapi momentum demokrasi yang harus kita jaga bersama. Partisipasi aktif warga Kukar sangat dibutuhkan agar hasil PSU benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat,” ujar Rudy Mas’ud kepada wartawan usai vicon.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro melalui Kabid Humas Kombes Pol Yulianyanto menyampaikan bahwa lebih dari 2.000 personel gabungan telah disiagakan untuk memastikan pelaksanaan PSU berjalan aman. Personel itu berasal dari Polres Kukar dan Polres Bontang karena beberapa wilayah, seperti Marangkayu dan Muara Badak, masuk yurisdiksi Polres Bontang.
Selain pengamanan fisik, sistem pemantauan cuaca dan arus distribusi logistik juga menjadi perhatian khusus. “Kita tak ingin faktor cuaca mengganggu pelaksanaan. Semua langkah mitigasi telah dipersiapkan,” tambah Yulianyanto.
Vicon yang turut dihadiri oleh Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris, serta jajaran pejabat strategis lainnya, menandakan keseriusan seluruh elemen dalam memastikan PSU Kukar berjalan sesuai asas luber dan jurdil.
“Pilkada ulang ini adalah bentuk koreksi demokrasi, mari kita sambut dengan sikap dewasa dan damai. Mari jaga kondusifitas Kukar demi pembangunan ke depan,” tutup Gubernur Harum.
[Adv | Diskominfo Kaltim]












Discussion about this post