
Trending.co.id, Samarinda – Dalam menghadapi era keterbukaan dan digitalisasi informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur mendorong peran aktif wartawan dalam menjaga kualitas informasi publik. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan “Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Profesi Jurnalistik” yang digelar di Ruang Danau Semayang, SMA Negeri 10 Samarinda, Selasa (29/4/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, dengan fokus utama pada peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia bagi jurnalis. Namun lebih dari itu, kegiatan juga mengangkat materi penting seputar Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sebagai bagian integral dari tanggung jawab profesi jurnalistik.
Mewakili Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bidang IKP dan Kehumasan, Irene Yuriantini, menegaskan bahwa wartawan memegang posisi strategis dalam memastikan hak masyarakat atas informasi terpenuhi. “Keterbukaan informasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga bagian dari tugas wartawan untuk menyampaikan informasi secara akurat dan mudah dipahami,” ujarnya.
Irene menambahkan, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi aspek krusial dalam menyampaikan informasi publik. Kesalahan penggunaan bahasa dapat berujung pada kesalahpahaman, bahkan misinformasi yang berpotensi merugikan masyarakat luas.
Dalam pemaparannya, Irene juga menjelaskan sejumlah regulasi penting yang menjadi dasar hukum keterbukaan informasi, seperti Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP. Ia turut menyoroti peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam menjamin akses informasi yang transparan dan terpercaya kepada masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah, lembaga bahasa, dan organisasi profesi dalam memperkuat ekosistem informasi publik yang sehat. Kita harapkan wartawan tidak hanya unggul dalam teknik penulisan, tetapi juga dalam memahami etika, hukum, dan kekuatan bahasa,” jelasnya.
Diskominfo Kaltim menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan untuk mendorong profesionalisme media dan memperkuat demokrasi informasi di Kalimantan Timur. Wartawan tidak hanya menjadi penyampai pesan, tetapi juga penjaga kebenaran informasi dalam masyarakat yang semakin digital. [Adv | Diskominfo Kaltim]












Discussion about this post