Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home Opini

Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah

Oleh : Ida Wahyuni, S.Pd.I Guru dan Pengemban Dakwah

by admin
12/03/2026
in Opini, Trending
Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

 

 

Kesejahteraan adalah tujuan yang selalu diupayakan setiap orang. Banyak orang yang sekolah tinggi, banting tulang siang dan malam, menjadi anggota parlemen, semua itu demi mencapai kesejahteraan bagi dirinya, kelompoknya, maupun keluarganya. Bahkan tak sedikit yang terpaksa ataupun secara sukarela menempuh jalan haram, seperti prostitusi, menjadi pengedar narkoba, korupsi, dan lain-lain.

Tidak bisa dipungkiri, kebanyakan masyarakat saat ini jauh dari kata sejahtera. Data terbaru menunjukkan adanya penurunan angka kemiskinan di beberapa wilayah Kalimantan Timur seperti Kabupaten Paser dan Kota Bontang. Pemerintah daerah bahkan menargetkan angka kemiskinan ideal hingga 5 persen. Namun di sisi lain, secara nasional angka kemiskinan Kaltim pada September 2025 justru mengalami kenaikan, mengakhiri tren penurunan selama 30 bulan terakhir. Fakta ini menghadirkan pertanyaan besar: benarkah kesejahteraan itu telah nyata dirasakan masyarakat?

Di lapangan, realitas sering kali berbeda dengan angka statistik. Masih terdapat wilayah seperti Sangatta yang belum sepenuhnya teraliri listrik dan air bersih. Selain itu, kerap ditemukan persoalan ketidaktepatan data—warga miskin tidak terdata, sementara yang kondisi ekonominya membaik justru tercatat sebagai penerima bantuan.

Perbedaan paradigma dalam memandang kemiskinan juga berpengaruh. Sistem ekonomi kapitalistik mengukur kemiskinan berbasis rata-rata pendapatan per kapita, bukan pada pemenuhan kebutuhan individu secara riil. Akibatnya, angka bisa tampak menurun, tetapi daya beli masyarakat justru melemah karena harga-harga kebutuhan pokok meningkat.

Kalimantan Timur—baik Paser, Bontang, Sangatta, maupun daerah lainnya—dikenal kaya sumber daya alam dan energi serta menjadi kawasan industri strategis. Namun dalam sistem kapitalisme sekuler, kekayaan tersebut tidak otomatis menghadirkan kesejahteraan merata. Pengelolaan yang berorientasi keuntungan sering kali melahirkan kemiskinan struktural di tengah limpahan potensi.

Sistem kapitalisme memberi peluang bagi para korporat (pengusaha) swasta maupun asing unzuk mengelola sumber daya alam (SDA) suatu daerah. Dampaknya sangatlah berbahaya. Mereka bisa mengatur jumlah barang yang dipasarkan, maupun harganya. Pengusaha tentu saja menginginkan keuntungan yang banyak. Sayangnya negara yang seharusnya menjadi pengelola tunggal berbagai kekayaan alam justru hanya berfungsi sebagai regulator dan vasilitator yang sangat menguntungkan para korporat.

Oleh karena itu selama sistem kapitalisme masih diterapkan, maka kesejahteraan bagi masyarakat hanyalah ilusi. Sementara yang kaya justru semakin sejahtera. Maka kita butuh sistem lain untuk menggantikan sistem kapitalisme. Sistem yang memiliki perangkat dan mekanisme tertentu untuk bisa mewujudkan kesejahteraan secara nyata. Sistem itu adalah Islam.

Islam menawarkan paradigma berbeda. Dalam konsep Islam kaffah, negara wajib menjamin pemenuhan kebutuhan pokok setiap individu warga negara—pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, dan keamanan—secara layak. Setiap individu yang mampu tetap diwajibkan bekerja untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan tanggungannya. Namun jika seseorang tidak mampu atau nafkah keluarga tidak mencukupi, negara melalui Baitul Maal bertanggung jawab menutupi kekurangannya. Dengan mekanisme ini, kesejahteraan tidak bergantung pada angka rata-rata, melainkan pada terpenuhinya kebutuhan riil setiap orang.

Sejarah peradaban Islam mencatat masa-masa ketika kesejahteraan merata hingga sulit menemukan penerima zakat. Hal ini menunjukkan bahwa kemiskinan bukanlah keniscayaan, melainkan persoalan sistem dan tata kelola. Oleh karena itu, mewujudkan kesejahteraan sejati membutuhkan perubahan paradigma mendasar—dari sekadar mengejar pertumbuhan angka menuju sistem yang memastikan kebutuhan setiap individu terpenuhi. Islam kaffah menawarkan solusi komprehensif untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan yang hakiki.

Wallahu a’lam

Share299Tweet187Share75

Related Posts

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif
Berita Daerah

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

22/04/2026
Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel
Berita Daerah

Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

22/04/2026
Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku
Berita Daerah

Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

20/04/2026
Sidak Tagihan Air Membengkak, Wawali Bontang Temukan Fakta Mengejutkan
Berita Daerah

Sidak Tagihan Air Membengkak, Wawali Bontang Temukan Fakta Mengejutkan

14/04/2026
Warga Keluhkan Tagihan Air Melonjak, Wawali Bontang Akan Cek Langsung
Berita Daerah

Warga Keluhkan Tagihan Air Melonjak, Wawali Bontang Akan Cek Langsung

10/04/2026
Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026
Berita Daerah

Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026

01/04/2026
Next Post
BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar

BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Dua Anak Malahing Terancam Putus Sekolah, Begini Respons Yusuf

    Dua Anak Malahing Terancam Putus Sekolah, Begini Respons Yusuf

    746 shares
    Share 298 Tweet 187
  • Kolaborasi PT KNI dan Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang Ciptakan Taman Ketapang untuk Ketahanan Pangan

    771 shares
    Share 308 Tweet 193
  • ASN Bolos di Jam Kerja, Muhammad Sahib Minta Pemkot Beri Sanksi Tegas

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
  • Sabaruddin Soroti Kontrak Mal Lembuswana: Perlu Evaluasi Menyeluruh Sebelum Perpanjangan

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Petani Nikmati Dampak Positif dari Tren Global

    745 shares
    Share 298 Tweet 186

Berita Terkini

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

22/04/2026
Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

22/04/2026
Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

20/04/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.