Trending.co.id, Bontang – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Bontang sejak tanggal 15 hingga 16 September 2025 menyebabkan sejumlah wilayah tedampak banjir. Sebanyak 6 Kelurahan di kota ini terendam air akibat dari luapan Sungai Bontang.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang jumlah Kepala Keluarga yang terdampak banjir mencapai 1588 KK dan 4700 jiwa. Berikut daftar enam kelurahan serta jumlah KK dan warga yang terdampak banjir, antara lain :
• Kelurahan Guntung, dengan rincian; 9 RT, 208 KK, 455 jiwa
• Kelurahan Api – Api dengan rincian mencapai 29 RT, 1015 KK dan 3052 jiwa
• Kelurahan Satimpo, sebanyak 2 RT dengan 60 KK , 160 jiwa
• Kelurahan Telihan, ada 6 RT, 125 KK , 325 jiwa
• Kelurahan Gunung Elai, sekitar 6 RT, dengan 99 KK, 379 jiwa
• Kelurahan Kanaan, terdapat 3 RT dengan 81 KK, 329 jiwa
Hingga kini, masih ada pemukiman warga tergenang air, seperti di kawasan Perumahan Bontang Permai RT 7, dan RT 8, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, tepatnya di belakang Bank Dhanarta Bontang.
Sedangkan wilayah lain, yakni Jalan Bandung 1 dan 2, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, sudah surut. Untuk di Gang Semayang, tepatnya di bawah PDAM Bontang juga mulai surut, hanya tersisa sedikit genangan. Untuk di Jalan Labu Putih, Gunung Elai, Bontang Utara, msih ada genangan yang tersisa. Namun, hanya menggenangi jalan dan akses warga saja, tetapi kondisi saat ini tidak masuk ke dalam rumah warga.
Kepala BPDB Kota Bontang, Usman, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengungkapkan berdasarkan pantauan tim di lapangan air sudah berangsur membaik dan surut. Sementara dari pantauan visual menunjukkan air sungai dari arah Hulu sudah menurun, dan air laut tidak mengalami pasang.
“Banjir di Bontang hari ini sudah reda. Tinggal bekasnya saja masih mau di pantau ulang sama anggota kami ke lapangan,” ungkap Ismail saat dikonfirmasi Trending.co.id melalui Aplikasi Whatsapp, Rabu (17/9/2025).
Akibat banjir menyebabkan aktivitas warga terganggu. Banjir ini merendam tiga kecamatan, enam kelurahan, mengabitkan ribuan Kepala Keluarga (KK) dan ribuan warga yang terdampak.
“Sejak 15 September dan 16 September, kemudian hari ini masih, menyuplai dan memantau beberapa kawasan yang masih tergenang,” pungkasnya.
Sebelumnya diwartakan, terpantau beberpa wilayah tergenang air dan terdampak banjir dengan ketinggian melewati lutur orang dewasa. Dari informasi yang dihimpun media ini, ada dua titik yang terendam, pertama kawasan belakang Bank Dhanarta di RT 8 Kelurahan Api-api dan Jalan Catur, RT 7 Perumahan Bontang Permai.
Kondisi serupa juga dirasakan oleh warga di wilayah Perumahan Bank Tabungan Negara (BTK) Pupuk Kalimantan Timur (PKT) atau lebih kenal BTN PKT Cluster Dahlia, tepatnya di Samping Pasar Gajar. Dari video yang beredar, air mencapai pinggang orang dewasa. Beberapa kendaraan roda dua turut terendam air akibat banjir. (Jay)












Discussion about this post