
Trending.co.id, Kaltim – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat strategis dalam rangka mempercepat proses integrasi layanan ke dalam aplikasi SuperApps SAKTI (Satu Akses untuk Kalimantan Timur), yang ditargetkan meluncur pada 23 Mei 2025 mendatang.
Rapat tersebut berlangsung di ruang WIEK Kantor Diskominfo Kaltim pada Rabu (6/5/2025). Hadir dalam rapat ini berbagai pejabat fungsional, tenaga ahli informatika, serta perwakilan perangkat daerah dan stakeholder terkait. Fokus pembahasan utamanya adalah pada “Percepatan Kegiatan Bidang Aplikasi Informatika Tahun Anggaran 2025”.
Fery, Pranata Komputer Ahli Madya Diskominfo Kaltim, menyampaikan bahwa integrasi layanan dalam SuperApps SAKTI menjadi kunci dalam mendukung program prioritas Gubernur, seperti Gratis Pol dan Joss Pol. “SuperApps SAKTI bukan hanya aplikasi, tetapi ekosistem digital yang harus siap menyatukan berbagai layanan publik dalam satu genggaman,” ujarnya.
Dalam rapat ini dibahas sejumlah agenda teknis dan non-teknis, mulai dari kesiapan peluncuran, pengumpulan data antar subjek layanan, hingga sistem pengaduan masyarakat yang akan diintegrasikan dalam platform SAKTI. Masing-masing perangkat daerah diminta menyampaikan kebutuhan teknis paling lambat dua hari pasca-rapat.
Diskominfo juga menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif dari instansi-instansi terkait agar peluncuran SAKTI tidak hanya tepat waktu, tetapi juga fungsional secara maksimal saat digunakan masyarakat. Setiap data dan fitur layanan yang akan ditanamkan ke dalam aplikasi harus melalui proses validasi dan uji coba terpadu.
“Ini bukan sekadar proyek teknologi. Ini tentang membangun kepercayaan publik melalui pelayanan digital yang efisien dan mudah diakses,” tambah Fery. Ia menyatakan bahwa keberhasilan SAKTI sangat tergantung pada kolaborasi seluruh stakeholder, termasuk perangkat daerah teknis.
SuperApps SAKTI digadang-gadang menjadi platform terintegrasi pertama di Kaltim yang menggabungkan berbagai layanan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pengaduan publik secara real-time dalam satu aplikasi mobile. Peluncurannya disebut-sebut sebagai langkah besar menuju digitalisasi tata kelola pemerintahan daerah.
[Adv | Diskominfo Kaltim]












Discussion about this post