
Trending.co.id, Balikpapan – Menjelang puncak musim haji tahun 2025, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan seluruh persiapan pemberangkatan jamaah haji telah rampung. Mulai dari aspek administrasi, pelatihan spiritual, hingga layanan khusus bagi lansia telah disiapkan secara matang untuk menjamin kelancaran ibadah para calon jamaah haji (CJH).
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama Kaltim, Mohlis, menyampaikan bahwa kelompok terbang (kloter) pertama dari Kaltim akan memasuki Asrama Haji Balikpapan pada 5 Mei dan diberangkatkan ke Tanah Suci keesokan harinya, 6 Mei 2025.
“Semua proses verifikasi administrasi sudah kami tuntaskan, jamaah dalam kondisi siap berangkat,” ujar Mohlis.
Untuk memastikan kesiapan mental dan spiritual, Kemenag juga telah memberikan pembinaan intensif kepada para jamaah, termasuk pelatihan teknis dan pemahaman mendalam tentang rukun dan tata cara ibadah haji. Selain itu, penyediaan layanan kesehatan turut menjadi prioritas, terutama bagi jamaah lansia dan yang masuk kategori risiko tinggi.
Tahun ini terdapat perubahan dalam formasi petugas pendamping. Jika sebelumnya satu kloter didampingi lima orang petugas, kini hanya empat, terdiri dari satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah, dan dua tenaga kesehatan. Penambahan tenaga medis ini merupakan hasil negosiasi pemerintah Indonesia dengan otoritas haji Arab Saudi.
“Walau jumlah petugas dikurangi, penambahan tenaga kesehatan justru memperkuat pelayanan di lapangan,” jelas Mohlis. Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah jamaah per kloter dari 334 menjadi 360 juga berdampak pada pengurangan jumlah total kloter dari 19 menjadi 16.
Dari sisi kesehatan, data Kemenag Kaltim menunjukkan bahwa 38 persen CJH berada dalam kondisi sehat (non-risti), sementara sisanya masuk dalam kategori risiko ringan hingga berat. Mohlis menyebut, hanya sekitar 15 persen yang masuk kategori risti berat, menunjukkan peningkatan kondisi kesehatan jamaah dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami optimis para jamaah akan menjalankan ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.
[Adv | Diskominfo Kaltim]












Discussion about this post