
Trending.co.id, Kaltim – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul, khususnya di sektor kesehatan. Salah satu langkah konkret adalah dukungan terhadap pendidikan dokter spesialis bagi putra-putri daerah.
Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan bahwa generasi muda Kaltim harus berani menempuh pendidikan di kampus-kampus terbaik di Indonesia, terutama bagi mereka yang memilih jalur kedokteran spesialis. “Kalau ingin menghasilkan tenaga medis yang andal, maka harus ditempa di tempat yang tepat,” ujarnya saat Musrenbang Provinsi Kaltim di Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, baru-baru ini.
Gubernur Harum menyebut beberapa universitas unggulan yang layak menjadi rujukan, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Padjadjaran, hingga Universitas Indonesia (UI). “Kita ingin anak-anak Kaltim menempuh pendidikan di kampus-kampus yang terbukti kualitasnya,” tegasnya.
Menurutnya, kebutuhan dokter spesialis di Kaltim masih tinggi. Karena itu, jika anak-anak daerah mampu menempuh pendidikan berkualitas, mereka diharapkan bisa kembali dan mengabdi di daerah, terutama di rumah sakit kabupaten yang kekurangan tenaga spesialis. “Ilmu yang mereka bawa nantinya akan sangat berguna untuk masyarakat kita sendiri,” katanya.
Gubernur Harum juga menyinggung soal tantangan yang dihadapi dalam pendidikan kedokteran spesialis. Ia memberi contoh, pendidikan tersebut bisa memakan waktu tujuh hingga sembilan tahun, tergantung ketekunan dan kelulusan mahasiswa. “Ini bukan perjalanan singkat, tapi sebanding dengan hasil yang kita inginkan,” ucapnya.
Ia juga menceritakan bagaimana beberapa tokoh di Kaltim, termasuk Wali Kota Bontang dr Hj Neni Moerniaeni, menempuh pendidikan medis dalam waktu yang panjang namun berbuah manfaat besar bagi masyarakat. “Jangan takut menempuh jalan panjang demi masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.
Pemprov Kaltim sendiri saat ini sedang menyiapkan skema kebijakan dan dukungan anggaran yang profesional untuk memfasilitasi calon dokter spesialis. Kebijakan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pemerataan layanan kesehatan dan peningkatan kualitas SDM di wilayah Benua Etam.
[Adv | Diskominfo Kaltim]












Discussion about this post