Trending.co.id, Bontang – Peredaran gelap Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) masih menjadi masalah kronis yang menimpa Indonesia khususnya di Kota Bontang. Jumlah kasus yang berhasil diungkap aparat pun terbilang cukup tinggi. Penyalahgunaan narkoba, tidak hanya merusak generasi muda.
Menanggapi hal itu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bontang, Winardi, juga menyinggung soal peredaran narkoba yang cukup tinggi di Bontang. Menurutnya, masalah ini dapat menyebabkan dampak multi dimensi sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.
“Kami (Fraksi PDI Perjuangan, Red.) meminta kepada pemerintah untuk lebih meningkatkan tindakan preventif (pencegahan) dan edukasi,” ucap Winardi dalam pandangan umum Fraksi.
Menurut, –Awin– sapannya, penyadaran kepada anak dapat dilakukan sejak dini. Misalkan, melalui sekolah, kampus, tempat ibadah dan komunitas serta pendistribusian informasi melalui media sosial.
Dengan membuat program nyata bebas dari bahaya barang haram tersebut. Nantinya, pencegahan, deteksi dini dan intervensi dari kebijakan yang tepat diharapkan mampu menekan angka pengguna narkoba di wilayah ini.
“Penegakan hukum yang tegas, rehabilitasi dan pendekatan humanis, serta sinergitas antara instansi dan berbagai lapisan masyarakat diharapkan bisa mengurangi angka penggunaan narkoba di Kota Bontang,” harapnya.
Menjawab pernyataan tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan upaya pencegahan. Langkah itu, dengan melakukan koordinasi secara intensif dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang. Bahkan, tes bebas narkba juga dilakukan di lingkup Pemkot Bontang. Ini bertujuan agar lingkungan pemerintah bersih dari penggunaan narkoba dan sejenisnya.
“Kami juga (Pemerintah, Red.) melakukan sosialisasi, tes bebas narkoba, dan pengenaan sanksi khususnya kepada pegawai di lingkungan pemerintah daerah,”
Pemerintah daerah juga terus berkomitmen untuk mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkoba yang diselenggarakan oleh BNNK Bontang. “Kami berkomitmen untuk melakukan pemberantasan di Kota Bontang,” tutupnya. (Jay/Adv DPRD Bontang)












Discussion about this post