Trending.co.id, Kaltim – Dalam rangka memperkuat pengawasan terhadap aset milik daerah, Komisi II DPRD Kalimantan Timur melakukan monitoring dan evaluasi terhadap Hotel Blue Sky Pandurata di Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2025). Hotel ini menjadi bagian dari aset strategis Pemprov Kaltim yang diharapkan mampu menyumbang pendapatan daerah secara berkelanjutan.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II Sabaruddin Panrecalle bersama Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud. Mereka didampingi oleh jajaran anggota komisi serta CEO Blue Sky Group Linan Kurniahu. Hotel yang telah beroperasi sejak 2009 ini baru saja merampungkan proses renovasi besar-besaran yang selesai akhir 2024.
Sabaruddin menyebut bahwa perkembangan yang terjadi di Hotel Pandurata cukup menggembirakan. “Kita lihat ada peningkatan kualitas layanan dan fasilitas. Ini menjadi indikasi positif dari pengelolaan aset milik daerah,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari pendalaman kinerja pengelolaan aset secara menyeluruh.
Dalam kesempatan yang sama, Hasanuddin Mas’ud menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pihak pengelola usaha agar aset daerah benar-benar memberikan manfaat maksimal. Ia menyampaikan bahwa kemitraan seperti ini bisa menjadi model bagi pengelolaan aset lain di sektor berbeda. “Kami ingin aset milik daerah tidak hanya menjadi beban anggaran, tapi bisa memberi nilai tambah,” ucapnya.
Salah satu hal menarik dalam kunjungan ini adalah realisasi usulan DPRD Kaltim tentang potongan harga bagi warga Kaltim yang menginap di hotel. Diskon sebesar 10 persen kini telah diterapkan sebagai bentuk keberpihakan pada masyarakat daerah yang berkunjung ke ibu kota.
Rombongan Komisi II yang hadir di antaranya Wakil Ketua Sapto Setyo Pramono, anggota Firnadi Ikhsan, Yonavia, Guntur, Shemmy Permata Sari, dan Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. Hadir pula Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim Iwan Darmawan dan Dirut Perusda MBS Aji Abidharta Hakim yang turut berdiskusi mengenai masa depan aset milik daerah.
CEO Blue Sky Group, Linan Kurniahu, mengaku terbuka terhadap masukan dan kolaborasi lebih lanjut. “Kami siap menjalankan pengelolaan aset yang transparan dan profesional, serta terus memperbaiki pelayanan ke depan,” katanya. [ADV | DPRD KALTIM]








Discussion about this post