Trending.co.id, Bontang – Kualitas mutu pelayanan fasilitas kesehatan (Faskes) di Bontang, khususnya Puskesmas Bontang Selatan II dan I menjadi catatan penting bagi Komisi A DPRD Kota Bontang. Tidak hanya sarana dan prasarana (sarpas) serta Sumber Daya Manusia (SDM) atau tenaga medis (Nakser) yang menjadi perhatian.
Namun, banyaknya antrean pasien di ruang tunggu yang tengah berobat juga jadi sorotan. Menurut Ubayya, hal ini menjadi riskan, karena pasian yang sedang menunggu waktu pemeriksaan memiliki riwayat penyakit berbeda.
Untuk mengantisipasi antrean panjang, Puskesmas Bontang Selatan II memberikan memberlakukan bagi setiap calon pasien agar mendaftar menggunggakan Aplikasi Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Tujuannya, untuk memudahkan pelayanan terhadap warga yang hendak melakukan pengobatan.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan memberikan apresiasi tehadap Dinas Kesehatan Bontang melalui Kepala Puskesmas Bontang Selatan II, dr. Livia Fitriati atas upaya mensosialisasikan penggunaan Aplikasi Mobile JKN. Menurut Ubayya, langkah ini merupakan strategi brilian guna mengindari jumlah pasien yang membludak saat pemeriksaan.
“Saya berterima kasih kepada bu dokter bahwa sosialisasi kepada wilayah kerjanya itu tentang Mobile JKN itu penting. Karena ruang tunggu sempit. Sementara pasien berkerumun di situ,” ujar Ubayya.
Lebih lanjut, ia menambahkan penggunaan pratform tersebut juga diharapkan para pasian datang tepat waktu. Dengan begitu, warga saat menunggu antrean tidak memakan waktu lama.
“Dengan aplikasi ini mereka bisa datang tepat waktu,” harapnya.
Sementara itu, Kelapa Puskesmas Bontang Selatan II, dr. Livia Fitriati mengungkapkan saat masih memakai format antrean dan pendaftaran yang lama. Sebelum pukul 07.00 Wita pagi, warga sudah ramai di depan gerban. Bahkan, pintu pagar Puskesmas pun belum dibuka. Mereka berkumpul untuk mendapatkan nomor antrean dengan urutan cepat.
“Untuk pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN. Waktu belum pak, pagar belum dibuka warga sudah ramai mengantre,” ungkap dr. Livia Fitriati di depan rombongan Komisi A DPRD Bontang.
Sebagai informasi agenda ini belangsung pada 7 Juli 2025 bertempat di ruang rapat lantai 2 Puskesmas Bontang Selatan II, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan. Hadir dalam pertemuan, Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto, Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang Ubayya Bengawan.
Selain itu, Anggota Komisi A DPRD Bontang Muhammad Yusuf, Arfian Arsyad, dan Irfan juga terlihat dalam rapat sertta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Bahtiar Mabe. (Jay/Adv DPRD Bontang)












Discussion about this post