Trending.co.id, Kukar – Dalam rangka memeriahkan HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-45, Ketua Dekranasda Kutai Kartanegara (Kukar) Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri menunjukkan komitmennya dengan hadir langsung di Balikpapan, memantau dan mendampingi aktivitas promosi kerajinan tangan lokal Kukar yang tengah bersinar di panggung nasional, Kamis (10/7/2025).
Andi Deezca didampingi oleh Plt Kepala Disperindag Sayid Fatullah, menyapa langsung tiga pengrajin yang bertugas menjaga stand Dekranasda Kukar. Ia memberikan dukungan moril dan turut serta mempromosikan ragam produk kerajinan tangan yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung.
Stand Kukar menampilkan hasil karya dari 30 pengrajin terpilih, dengan aneka produk seperti tas ransel, kalung, kopiah manik, kain ulap doyo, sulam tumpar, dan batu-batuan hias. Produk-produk tersebut terbukti mampu menarik perhatian para pengunjung dan delegasi dari 37 provinsi yang hadir di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.
“Saya melihat antusias masyarakat dan tamu luar biasa tinggi. Ini menunjukkan bahwa potensi kerajinan Kukar tak kalah bersaing. Terima kasih kepada semua pengrajin dan tim Disperindag yang telah bekerja keras,” ungkap Andi Deezca usai sesi kunjungan.
Suasana stand Kukar semakin semarak dengan kehadiran tamu-tamu kehormatan, termasuk Kepala Bapenda Samarinda dan desainer nasional Mas Didiet dari Dekranas Jakarta. Perwakilan dari Dekranasda Surakarta, Aceh, Berau, Banjarmasin, dan Samarinda juga turut menyambangi booth Kukar yang ramai sejak pagi.
Pada hari kedua ini, tercatat omzet penjualan sudah mencapai lebih dari Rp30 juta. Andi Deezca dengan ramah menyambut tamu yang datang, menawarkan produk unggulan sambil membagikan suvenir sebagai bentuk apresiasi terhadap pengunjung.
Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemkab Kukar, Disperindag, serta seluruh pihak yang terlibat. “Kami akan terus dorong Dekranasda Kukar menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan pengrajin dan promosi produk lokal Kukar,” tutupnya.
[Adv | Diskominfo Kukar]












Discussion about this post