Trending.co.id, Bontang – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama Fraksi NasDem menyampaikan pendapat akhir saat rapat fraksi-fraksi di DPRD Kota Bontang. Fraksi gabungan dua partai ini menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap warga terdampak musibah kebakaran.
Dalam penyampaiannya, mereka meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang lebih proaktif dan sigap dalam memberikan bantuan bagi korban kebakaran, khususnya yang kehilangan seluruh harta benda serta rumahnya ludes dilahap api.
Anggota Fraksi PKS bersama Nasdem, Saeful Rizal yang bertindak sebagai juru baca menyampaikan bahwa pemangku kebijakan jangan hadir saat musibah terjadi, namun yang tak kalah penting adalah proses pemulihan korban hingga dapat hidup kembali dengan layak.
“Kami (Fraksi PKS bersama NasDem, Red.) meminta agar pemerintah memberikan perhatian khusus kepada warga terdampak musibah kebakaran. Pemerintah diharapkan berperan aktif dalam membantu bedah rumah sehingga korban dapat segera bangkit dan mulih,” ungkap Saeful belum lama ini
Dengan peristiwa yang dialami ini, korban membutuhkan support yang mendalam, mulai dari pemulihan psikologis pasca kebakaran, akan tetapi kepala daerah dapat memikirkan dan memberikan bantuan melalui melalui program bedah rumah bagi para korban.
“Ketika musibah kebakaran terjadi, masyarakat sering kali kehilangan seluruh harta benda, bahkan tempat tinggal mereka,” tambahnya.
Hal itu disampaikan saat raker bersama Fraksi di ruang lingkup DPRD Kota Bontang perihal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang 2025-2029. Pertemuan ini berlangsung di Gedung Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Bontang Utara.
“Dalam kondisi seperti itu, mereka tidak memiliki kemampuan untuk membangun kembali rumah secara mandiri,” tegas politisi PKS tersebut.
Tak sampai disitu, PKS dan NasDem menegaskan bahwa kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan sebagai pelindung dan penyelamat bagi warganya. Bantuan konkret berupa pembangunan kembali rumah layak huni menjadi langkah krusial agar korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari.
Dengan begitu, desakan ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah di Kota Taman. Tujuannya, isu tersebut dapat menjadi rencana yang dimasukkan dan disusun di RPJMD selama lima tahunan.
Ia juga menekankan bahwa perlindungan sosial terhadap korban sangat penting dan tak boleh diabaikan. Ia menilai persoalan tersebut, pemerintah kedepannya dapat mengawal secara serius, sehingga penanganan pasca bencana semakin maksimal dan tepat sasaran.
“Kami berharap pemerintah tidak hanya hadir saat musibah terjadi, tetapi juga dalam proses pemulihan. Korban perlu perhatian serius agar bisa pulih secara fisik, mental, dan sosial,” pungkasnya.
(Jay/Adv DPRD Bontang).












Discussion about this post