Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home advetorial

Beri Pendapat Akhir RPJMD 2025-2029, Ketua Fraksi Partai Golkar Soroti Stunting di Bontang

by admin
16/07/2025
in advetorial, Trending
Beri Pendapat Akhir RPJMD 2025-2029, Ketua Fraksi Partai Golkar Soroti Stunting di Bontang

Keterangan: Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bontang, Yassier Arafat. (Dok Humas/Setwan Bontang)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Trending.co.id, Bontang – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bontang, Yassier Arafat, tak hanya menyoroti persoalan banjir yang belum selesai. Menurutnya, permasalahan stunting juga perlu menjadi perhatian serius bagi DPRD Kota Bontang, khususnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.

Pernyataan tersebut disampaikan, Yassier Arafat, dalam rapat kerja (raker) DPRD Kota Bontang saat memberikan pendapat akhir (PA) dari Fraksi Partai Golkar. Rapat ini berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, tepatnya di Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (14/7/2025) malam.

Legislator dapil Bontang Selatan ini menilai, dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang 2025-2029 mesti memperhatikan masalah stunting. Lanjut, kata dia, sebab RPJMD Kota Bontang merupakan acuan untuk memastikan pembangunan kedepannya berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan aturan.

Tak hanya itu, RPJMD dapat dipahami sebagai penjabaran visi dan misi Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, selama satu priode kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Bontang, Agus Haris. Maka, sudah seyogyanya, penyusunan tersebut mesti mengakomodir kepentingan masyarakat di Kota Taman.

“Kami (Fraksi Partai Golkar, Red.) mengharapkan supaya RPJMD Kota Bontang 2025-2029 mengakomodir isu-isu yang menjadi sorotan masyarakat seperti permasalahan stunting,” tegas Yassier Arafat di depan pimpinan rapat.

Diketahui, prevalensi stunting terbilang cukup tinggi. Meskipun dalam program 100 hari kerja Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dan Wakil Walikota Bontang, Agus Haris mengalami penurunan. Kendati demikian, angka tersebut masih jauh dari target nasional.

Jumlah anak penderita stunting di Kota Taman turun ke angka 1.219 pada tahun 2025, atau prevalensi turun di angka 12 persen. Sebelumnya, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) merilis prevalensi stunting berada di angka 27,4 persen tahun 2023. Pada Agustus 2024 lalu, berdasarkan data dari Sistem Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) tercatat prevalensi stunting di angka 20,6 persen.

Politisi Partai dengan lambang pohon beringin ini menegaskan bahwa rancangan tersebut mesti mengacu dan memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional ( RPJPN ) dan RPJMD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Terkait hal ini, maka dilakukanlah pembahasan lebih lanjut oleh Tim Pansus DPRD Kota Bontang Bersama Tim Asistensi Daerah Pemkot Bontang.

“Penyusunan Dokumen RPJMD bertujuan untuk memberikan arah kebijakan dan strategi pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan,” tukasnya.

Kendati begitu, mewakili Fraksi Partai Golkar, Yassier Arafat menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim Panitia Khusus Anggota DPRD Kota Bontang. Khususnya, yang tergabung pada Tim Pansus yang telah melakukan pembahasan dan menuangkan pemikiran dalam proses pembuatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bontang.

“Fraksi Partai Golongan Karya turut mengapresiasi atas kerja keras rekan-rekan Anggota DPRD Kota Bontang, khususnya yang tergabung pada Tim Pansus serta lainnya yang terlibat untuk merampungkan Raperda RPJMD Bontang 2025-2029,” pungkasnya. (Jay/Adv DPRD Bontang)

Share298Tweet187Share75

Related Posts

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat
advetorial

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

25/06/2026
WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja
Berita Daerah

WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

14/03/2026
Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan
Berita Daerah

Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

14/03/2026
Pembelian Mess Pemkot Bontang di Jakarta, Ini Penjelasan Wali Kota
Berita Daerah

Pembelian Mess Pemkot Bontang di Jakarta, Ini Penjelasan Wali Kota

13/03/2026
BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar
Berita Daerah

BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar

12/03/2026
Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah
Opini

Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah

12/03/2026
Next Post
Setuju Perda RPJMD 2025-2029, Pengangguran Jadi Catatan Fraksi Golkar DPRD Bontang

Setuju Perda RPJMD 2025-2029, Pengangguran Jadi Catatan Fraksi Golkar DPRD Bontang

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

    Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Masih Belum Memiliki Kantor, Yassier Arafat Dorong Pembangunan Kelurahan Berbas Pantai

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • New Croatian Gaming Site Launches in 2026

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • DPRD Kaltim Siap Kawal Ganti Rugi Lahan Warga Yang Terdampak Pembangunan Jalan Ringroad

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Kwarda Kaltim Gelar Rakor Program Kerja 2025, Perkuat Sinergi Saka, Sako, dan Gugusdarma

    748 shares
    Share 299 Tweet 187

Berita Terkini

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

25/06/2026
WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

14/03/2026
Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

14/03/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
  • Kode Etik Jurnalistik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.