Trending.co.id, Bontang – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Bontang, Junaidi, memberikan pendapat akhir (PA) terhadap RPJMD Bontang 2025-2029. Menurut Junaidi, bahwa RPJMD harus benar-benar menjadi pedoman pembangunan yang relevan dan berdaya guna bagi warga di Kota Taman.
Dalam penyampaian tersebut, Junaidi mendesak Pemerintah Kota Pemkot) Bontang menaruh perhatian terhadap kelompok-kelompok rentan. Tak hanya itu, Fraksi PKB juga menekankan agar RPJMD mengakomodasi penguatan layanan dasar untuk kelompok tersebut.
“Fraksi PKB mendorong agar dalam RPJMD mengakomodasi kelompok-kelompok rentan di Kota Bontang,” tegas Junaidi dalam rapat tersebut, Senin (14/7/2025) malam.
Politisi muda PKB ini mangatakan RPJMD bukan sedakar regulasi kepala daerah dalam merealisasikan visi dan misi. Namun, berkas tersebut sangat penting agar disusun secara teliti dan cermat, karena menyangkut nasib masyarakat Bontang selama lima tahun.
Terutama, kata dia, implementasi (penerapan) Pengarus Utamaan Gender (PUG) dalam pembangunan daerah berupa, penyediaan layanan khusus bagi penyandang disabilitas. Khususnya, Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di fasilitas kesehatan milik pemerintah.
Tak hanya itu, perlindungan perempuan dan anak dari berbagai tindakan pelecehan maupun kekerasan juga harus menjadi perhatian serius. Pasalnya, di Kota Bontang kasus terhadap perempuan dan anak masih terbilang cukup tinggi.
“Kami juga meminta agar ada perhatian terhadap pelindung perempuan dan anak dari tindakan pelecehan atau kekerasan,” jelas legislator Partai PKB itu.
Lebih lanjut, senator dari dapil Bontang Utara ini juga menekankan agar dalam nomenklatur RPJMD penyediaan insentif bagi pendidik non-formal tidak boleh diabaikan, khususnya penyelenggara pendidikan non formal paket A, B, dan C.
“Ini juga harus diperhatikan,” pungkasnya.
Kendati demikian, mewakili Fraksi PKB, ia menyampaikan apresiasi terhadap Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bontang dan Pemkot Bontang karena telah bekerja keras dalam menyusun dan menyelesaikan RPJMD tersebut. Dengan begitu, Fraksi PKB berharap semua masukan fraksi dapat menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan evaluasi pembangunan ke depan.(Jay/Adv DPRD Bontang)












Discussion about this post