Trending.co.id, Bontang – Pengelolaan proyek-proyek multiyears atau dikenal juga dengan sebutan proyek tahun jamak harus dilaksanakan dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah, sebut Anggota Fraksi PKS bersama NasDem, Saeful Rizal saat memberikan pendapat akhir.
“Pengelolaan proyek-proyek multilius harus dilaksanakan dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah,” ujar Saeful Rizal saat membacakan pendapat akhir fraksi.
Pernyataan ini disampaikan dalam rapat kerja (raker) seluruh Fraksi di DPRD Kota Bontang terkait Raperda tentang RPJMD Kota Bontang untuk waktu lima tahunan. Diketahui, pertemuan itu berlangsung pada Senin (14/7/2025) malam, bertempat di Gedung Pendopo Rujab, Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Bontang Utara.
Pekerjaan yang memakan waktu lebih dari satu tahun anggaran untuk penyelesaian, Fraksi PKS bersama NasDem juga meminta kepala daerah agar dapat direncanakan dengan cermat matang. Tak hanya itu, kajian secara komprehensif dan menyuluruh mesti dilakukan.
Tujuannya, untuk menghindari masalah hukum atau sengke lainnya, sehingga menghambat pembangunan di daerah. Politisi Partai PKS ini khawatir akan berdampak buruk dan mengganggu kepentingan masyarakat di Kota Taman secara luas.
Termasuk aspek hukum, seperti pengadaan atau pembebasan lahan tak boleh harus menjadi catatan penting. Ia menilai, status lahan yang tidak jelas dan berkas tumpang tindih bakal menjadi masalah di kemudian hari.
Lebih lanjut, Senator partai dengan lambang pandi dan kapas ini menilai bahwa proyek yang memakan waktu lebih dari satu tahun anggaran untuk diselesaikan, Menurutnya, pemerintah mesti memetakan arah kebijakan yang bisa bersifat penting, prioritas, dan mendesak untuk kebutuhan warga.
Dengan begitu, pembangunan mulai dari fasilitas publik, gedung untuk peningkatan mutu pelayanan dapat tepat sasaran dan tidak menghaburkan keuangan daerah.
“Selain itu aspek legalitas dan status serahan yang jelas juga mesti dipetimbangkan. Agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari,” tegas legislator dari dapil Bontang Utara itu.
Kendati demikian, Fraksi PKS bersama NasDem DPRD Kota Bontang memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja kerjas Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bontang dan Tim Asistensi dalam penyelesaian RPJMD Bontang 2025-2029. Diharapkan, dokumen tersebut dapat menjadi acuan baku bagi organisasi pemerintah daerah (OPD) serta instansi lainnya dalam merealisasikan program kerja kepala daerah selama lima tahun mendatang.
“Kami (Fraksi PKS bersama NasDem, Red.) mengapresiasi upaya panitia khusus dan pemerintah kota yang telah melakukan pembahasan secara sistematis dan partisipatif serta melibatkan berbagai elemen masyarakat, dunia usaha, akademisi serta rujukan kerja ke instansi terkait,” tutupnya.
Dalam kesempatan ini rapat dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Bontang, Maming. Dia juga merupakan anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bontang. Selain itu, rapat juga turut dihadiri unsur pimpinan lainnya, yakni Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam dan Sitti Yara selaku Wakil Ketua I DPRD Kota Bontang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (Jay/Adv DPRD Bontang)












Discussion about this post