Trending.co.id, Kukar – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), H Rendi Solihin, melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan Loa Kulu dan Loa Janan, untuk meninjau berbagai program pembangunan sekaligus menyerahkan bantuan kepada kelompok tani dan nelayan di wilayah tersebut, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemkab Kukar dalam menerapkan program Kukar Idaman Terbaik.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Rendi yang didampingi sejumlah Kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar menyerahkan bantuan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sabar Subur di Desa Jembayan Dalam, serta Kelompok Budi Daya Ikan (Pokdakan) Muara Berseri di Desa Jembayan Induk. Selain itu, ia juga meninjau kondisi Jalan Artileri Medan (Armed) di Desa Jembayan untuk memastikan akses transportasi warga tetap lancar.
Kunjungan dilanjutkan di Kecamatan Loa Janan, di mana Wabup Rendi menyerahkan bantuan kepada Gapoktan dan Pokdakan Desa Bakungan, serta meninjau bantuan berupa Excavator Mini yang diterima Gapoktan Desa Purwajaya. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan lokal.
Tak hanya itu, Wabup Rendi juga meninjau kondisi gedung Sekolah Dasar (SD) 007 Desa Bakungan yang masuk program rehab sekolah Inpres. Ia menekankan pentingnya fasilitas pendidikan yang layak sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Kukar.
“Program Kukar Idaman Terbaik ini bukan sekadar slogan, tetapi langsung kami jalankan di lapangan. Fokusnya adalah memperkuat kerja nyata, agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” ungkap Wabup Rendi saat ditemui di lokasi.
Lebih lanjut, Rendi menegaskan bahwa penyempurnaan dari Kukar Idaman ke Kukar Idaman Terbaik merupakan upaya mempertajam inovasi, daya saing, dan kemandirian yang telah ada.
“Kata ‘Terbaik’ bukanlah hal mudah, tapi ini penting untuk menegaskan komitmen kami dalam menghadirkan pembangunan yang cepat dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Wabup Rendi menekankan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi seluruh perangkat daerah, organisasi, dan stakeholder terkait. Ia menekankan bahwa pembangunan Kukar tidak boleh berjalan biasa-biasa saja, melainkan harus menghasilkan percepatan dan kualitas nyata bagi masyarakat.
[ADV | DISKOMINFO KUKAR]












Discussion about this post