Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home advetorial

Kasus Kekerasan Anak di Kaltim Masih Tinggi, DP3A Dorong Penguatan Peran Keluarga

by admin
19/08/2025
in advetorial, Trending
Kasus Kekerasan Anak di Kaltim Masih Tinggi, DP3A Dorong Penguatan Peran Keluarga

ilustrasi kekerasan anak

Share on FacebookShare on Twitter

Trending.co.id, Kaltim – Angka kasus kekerasan di Kalimantan Timur (Kaltim) masih menjadi perhatian serius. Hingga 30 Juni 2025, tercatat sebanyak 662 kasus, di mana anak menjadi korban terbanyak dengan jumlah 454 orang atau sekitar 62,97 persen dari keseluruhan kasus. Data ini dirilis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim.

Kepala DP3A Kaltim, Noryani Sorayalita, mengaku prihatin dengan tren kasus yang masih tinggi. “Kami berharap angkanya bisa menurun. Namun dengan jumlah 662 kasus di bulan Juni, kekhawatiran kami justru angkanya bisa terus meningkat,” ujarnya dalam Seminar Parenting Disiplin Positif di Era Digital di Hotel Puri Senyiur, Selasa (19/8/2025).

Soraya menjelaskan, kasus kekerasan di Kaltim sifatnya fluktuatif. Pada 2024, sempat terjadi penurunan signifikan sebanyak 167 kasus dari total 1.108 kasus. Namun, ancaman peningkatan tetap ada karena faktor lingkungan dan perubahan sosial. Jenis kekerasan yang paling dominan adalah kekerasan seksual, disusul kekerasan fisik dan psikis.

Menurut Soraya, salah satu penyebab maraknya kasus kekerasan adalah pengaruh media sosial. Anak-anak cenderung meniru perilaku yang mereka lihat tanpa pengawasan orang dewasa. “Inilah mengapa peran keluarga sebagai garda terdepan pengasuhan menjadi sangat penting,” tegasnya.

Sebagai langkah preventif, Pemprov Kaltim telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Nomor 463/3397/III/DKP3A/2019 tentang pembatasan penggunaan gawai di keluarga dan satuan pendidikan. Kebijakan ini dimaksudkan untuk memperkuat kontrol orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi digital.

Selain regulasi, pemerintah juga memperkuat layanan konseling melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA). Program ini membekali orang tua dengan pengetahuan tentang pola asuh disiplin positif agar mampu membangun komunikasi yang sehat dengan anak.

“Kami ingin keluarga di Kaltim semakin tangguh, berdaya, dan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” pungkas Soraya.[ADV/DISKOMINFO KALTIM]

Share297Tweet186Share74

Related Posts

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif
Berita Daerah

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

22/04/2026
Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel
Berita Daerah

Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

22/04/2026
Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku
Berita Daerah

Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

20/04/2026
Sidak Tagihan Air Membengkak, Wawali Bontang Temukan Fakta Mengejutkan
Berita Daerah

Sidak Tagihan Air Membengkak, Wawali Bontang Temukan Fakta Mengejutkan

14/04/2026
Warga Keluhkan Tagihan Air Melonjak, Wawali Bontang Akan Cek Langsung
Berita Daerah

Warga Keluhkan Tagihan Air Melonjak, Wawali Bontang Akan Cek Langsung

10/04/2026
Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026
Berita Daerah

Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026

01/04/2026
Next Post
DP3A Kaltim Gelar Seminar Parenting Disiplin Positif di Era Digital

DP3A Kaltim Gelar Seminar Parenting Disiplin Positif di Era Digital

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Dua Anak Malahing Terancam Putus Sekolah, Begini Respons Yusuf

    Dua Anak Malahing Terancam Putus Sekolah, Begini Respons Yusuf

    746 shares
    Share 298 Tweet 187
  • Kurang Kurir, Paket Menggunung di Gudang SPX Bontang, Pimpinan Enggan Beri Penjelasan

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Kolaborasi PT KNI dan Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang Ciptakan Taman Ketapang untuk Ketahanan Pangan

    771 shares
    Share 308 Tweet 193
  • ASN Bolos di Jam Kerja, Muhammad Sahib Minta Pemkot Beri Sanksi Tegas

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
  • Sabaruddin Soroti Kontrak Mal Lembuswana: Perlu Evaluasi Menyeluruh Sebelum Perpanjangan

    764 shares
    Share 306 Tweet 191

Berita Terkini

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

22/04/2026
Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

22/04/2026
Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

20/04/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.