Trending.co.id, Bontang – Rencana pelaksanaan Car Free Night (CFN) di Kota Bontang masih belum final, hingga saat ini masih dalam tahap kajian mendalam oleh dinas terkait. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang sebagai OPD teknis, menyampaikan realisasi CFN bakal ditunda sementara waktu.
Pernyataan ini disampaikan oleh, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKUMPP Kota Bontang, Asdar Ibrahim, melalui Konferensi pers, Selasa (19/8/2025) siang yang berlangsung di Cafe Utara, Jalan Pattimura, Api-Api, Bontang Utara.
Diinformasikan, pemerintah daerah sebelumnya mewacanakan CFN di Kota Taman bakal digelar pada tanggal 23 Agustus 2025 mendatang. Lantaran berbagai pertimbangan, sehingga CFN tidak dapat dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
“Karena berbagai pertimbangan, rekomendasi dari Polres Bontang terkait rekayasa lalu lintas tidak dapat dilaksanakan di Jalan Ahmad Yani sesuai perencanaan semula,” ungkap Asdar Ibrahim kepada awak media.
Lebih lanjut, Asdar menyebut pihaknya telah mengajukan surat izin ke Polres Bontang sejak tanggal 23 Juli 2025 lalu. Semua dokumen perizinan yang diperlukan sudah dilengkapi, namun usai mengadakan rapat dengan lintas instansi diputuskan akan dipindah ke tempat lain.
Tentu, dia menyadari masukan tersebut telah dilakukan atas dasar pelbagai pertimbangan dari aparat kepolisian, seperti arus lalu lintas, pro dan kontra di masyarakat, serta lokasi kantong parkir yang tak memadai.
“Proses perizinan itu berjalan sejak tanggal 23 Juli 2025 lalu. Kita lengkapi beberapa persyaratan yang diinginkan termasuk lampiran yang diminta. Tapi, tentu kami menyadari ada kajian yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” akunya.
Pagi tadi, rapat sudah dilaksanakan di Kantor Kelurahan Api-Api, Bontang Utara yang difasilitasi oleh pihak kelurahan. Terkait rencana pemindahan tempat pun hingga kini belum dapat dipastikan.
Ia menyatakan, akan melakukan kajian dan analisa kembali bersama tim yang terlibat, Koperasi Merah Putih Kelurahan Api-Api, Kreatif Cru dari PKTV, dan DKUMPP Bontang. Asdar juga menyebut, dari pendaftaran link yang tersedia, sebanyak 460 pengusaha UMKM sudah terjaring, tetapi dari jumlah tersebut tidak semua dapat diakomodir, pasalnya tenan yang disediakan hanya sekitar 246 saja.
“Sambil proses berjalan, kami telah membuka pendaftaran UMKM di Kota Bontang melalui aplikasi yang dibuat. Proses ini dilakukan selama 4 hari, kemudian kami kurasi dan kami pilah sesuai dengan clasternya,” terangnya.
Dirinya menegaskan, CFN tak hanya sekadar memindahkan suasana pasar malam atau kegiatan bazar semata, melainkan CFN ini hadir sebagai tempat wisata kunjungan baru. Asdar meminta masukan dari masyarakat untuk rekomendasi tempat yang layak untuk terselenggaranya kegiatan tersebut..
“Lagi-lagi kami tekankan bahwa ini tidak memindahkan pasar malam atau sekadar melaksanakan bazar. Tapi kita kepingin bahwa CFN ini hadir sebagai tempat wisata kunjungan icon baru,” tutupnya. (Jay)












Discussion about this post