
Trending.co.id, Kaltim – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan pentingnya tata kelola informasi publik yang profesional dan terarah. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 49 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Media Komunikasi Publik.
Kegiatan yang diinisiasi Diskominfo Kabupaten Berau ini digelar di Ruang Rapat Sangalaki, Setda Berau, Senin (25/8/2025). Sosialisasi diikuti perangkat daerah hingga insan media lokal, dengan tujuan memberikan pemahaman sekaligus pedoman praktis dalam mengelola media komunikasi publik yang efektif, terpadu, serta sesuai aturan.
Dalam pemaparannya, Faisal menekankan bahwa regulasi ini menjadi pijakan penting agar informasi publik tersampaikan dengan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. “Melalui Pergub ini, tata kelola komunikasi publik harus lebih konsisten dan profesional, sehingga masyarakat menerima informasi yang benar, bebas hoaks, dan tidak memicu konflik,” tegasnya.
Faisal juga menjelaskan, Pergub tersebut tidak hanya mendorong penyampaian informasi yang edukatif, tetapi juga memastikan adanya ruang umpan balik dari masyarakat. Dengan demikian, publik dapat berperan aktif sebagai bagian dari pembangunan daerah. “Kami ingin komunikasi publik bersifat dua arah, masyarakat tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai mitra pemerintah,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan media merupakan mitra strategis pemerintah. Namun, keberadaan media harus jelas dan resmi, termasuk identitas lembaga serta jurnalisnya. Hal ini, menurut Faisal, penting demi menjaga kualitas informasi dan mencegah penyalahgunaan media.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Berau yang hadir mewakili Sekda Berau menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Diskominfo Kaltim. Ia berharap perangkat daerah di Berau semakin memahami pentingnya tata kelola komunikasi publik dalam mendukung keterbukaan informasi serta peningkatan pelayanan masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta membagikan pengalaman serta kendala dalam mengelola media publik, sekaligus merumuskan strategi bersama agar komunikasi pemerintah di daerah berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.[ADV/DISKOMINFO KALTIM]











Discussion about this post