
Trending.co.id, Kaltim – Setelah lima hari digelar, Kaltim Expo 2025 resmi ditutup di Convention Hall Sempaja, Samarinda pada Sabtu (30/8/2025). Pameran tahunan ini menghadirkan 202 stan dari berbagai sektor, mulai dari SKPD provinsi dan kabupaten/kota se-Kaltim, BUMN/BUMD, UMKM, otomotif, furnitur, vendor, asosiasi pariwisata, hingga paguyuban masyarakat.
Direktur PT ADW Bersaudara selaku penyelenggara, Dedi Iskandar, menyampaikan bahwa total perputaran ekonomi dari gelaran ini mencapai Rp7 miliar. “Alhamdulillah, pendapatan dari pameran ini mencapai kurang lebih Rp7 miliar. Sektor otomotif, industri pernikahan, dan pelayanan pajak menjadi penyumbang terbesar,” ujarnya saat penutupan.
Selain capaian ekonomi, panitia juga memberikan penghargaan bagi stan terbaik di sejumlah kategori. Untuk kategori Desain Terbaik Kabupaten/Kota diraih DPMPTSP Kutai Timur, sementara Bank Indonesia ditetapkan sebagai stan Informatif Perusahaan. UP3 PLN meraih penghargaan Stan Terinovatif Perusahaan, sedangkan dari unsur OPD, BPKAD Kaltim dinobatkan sebagai Desain Terbaik, Bappeda Kaltim sebagai Stan Inovatif, Dinas Pangan dan Hortikultura sebagai Stan Terinformatif, Dinas Kehutanan sebagai Stan Kreatif, dan Dinas Kesehatan sebagai Stan Favorit.
Menurut Dedi, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi peserta. “Kami bangga melihat antusiasme luar biasa dari UMKM, pemerintah daerah, hingga pelaku pariwisata yang ikut meramaikan pameran tahun ini,” katanya.
Event ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga sarana mempertemukan para pelaku ekonomi dari berbagai sektor. Kolaborasi lintas bidang diharapkan mampu memperkuat ekosistem bisnis di Kalimantan Timur, sekaligus mendorong inovasi baru di sektor industri kreatif maupun layanan publik.
Dengan antusiasme yang tinggi, penyelenggara optimis Kaltim Expo 2026 akan menghadirkan lebih banyak stan, serta membuka peluang bisnis yang lebih besar.
Kaltim Expo sendiri kini menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu masyarakat maupun pelaku usaha, karena tidak hanya menawarkan transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang inspirasi untuk mendorong kemajuan daerah.[ADV/DISKOMINFO KALTIM]












Discussion about this post