
Trending.co.id, Kaltim – Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur periode 2025–2028 memasuki babak baru. Tim Seleksi (Timsel) resmi merilis hasil seleksi administrasi dengan menetapkan 47 peserta lolos dari total 55 pendaftar.
Pengumuman ini menegaskan bahwa persaingan cukup ketat. Para peserta yang dinyatakan lolos berasal dari berbagai daerah di Kaltim, mulai dari Samarinda, Kutai Kartanegara, Bontang, Penajam Paser Utara, hingga Balikpapan. Mereka selanjutnya akan menghadapi ujian tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang dijadwalkan berlangsung di Kantor UPTD Penilaian Kompetensi Pegawai (PKP) BKD Kaltim, Jalan Kartini Nomor 13 Samarinda, Selasa (9/9/2025) pukul 09.00 WITA.
Ketua Timsel KPID Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan proses seleksi ini digelar transparan dan sesuai dengan regulasi. Ia menambahkan, peserta diingatkan untuk mencatat jadwal ujian dengan baik. “Kami sudah tetapkan tanggal dan jamnya, jadi peserta harus disiplin. Ingat 9 September jam 9 pagi untuk tes CAT. Jangan sampai ada yang terlambat,” ucap Faisal, Jumat (5/9/2025).
Sesuai aturan yang tercantum dalam Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 3 Tahun 2024 tentang Pedoman Tata Cara Pemilihan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia, peserta incumbent atau petahana yang lolos administrasi memiliki jalur berbeda. Mereka tidak perlu mengikuti tes tertulis, melainkan langsung melaju ke tahap uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPRD Kaltim.
Tahapan berikutnya ini menjadi kunci penting untuk menilai kompetensi, integritas, serta wawasan peserta terhadap dunia penyiaran publik. Timsel berharap semua peserta mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu menunjukkan kualitas terbaik.
Proses seleksi akan terus mengerucut hingga akhirnya tersisa tujuh anggota terpilih serta tujuh nama cadangan yang akan ditetapkan melalui mekanisme DPRD Kaltim. Proses ini diharapkan menghasilkan komisioner KPID yang kredibel dan berintegritas tinggi.
“Tujuan utama seleksi ini adalah menghadirkan figur-figur yang mampu menjaga independensi, profesionalisme, sekaligus memperjuangkan kepentingan publik di bidang penyiaran. Kami ingin KPID Kaltim ke depan bisa lebih kuat dan relevan,” pungkas Faisal.[ADV/DISKOMINFO KALTIM]












Discussion about this post