Trending.co.id, Kutai Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) semakin menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan karakter peserta didik. Tahun ini, seluruh SD dan SMP di wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan menerapkan kebijakan dua jam khusus pembelajaran mengaji setiap pekan.
Program ini ditempatkan dalam satu rangkaian hari belajar agar pelaksanaannya terstruktur dan mudah dievaluasi.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan, perhatian pemerintah terhadap pembinaan akhlak siswa menjadi prioritas dalam pengembangan mutu pendidikan daerah.
“Penguatan karakter adalah bagian penting dari pendidikan,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Untuk meningkatkan kualitas pengajaran, Disdikbud menggandeng Universitas Surabaya (Ubaya) dalam proses rekrutmen dan pelatihan tenaga pengajar.
“Guru-guru mengaji tersebut akan ditempatkan di sekolah negeri maupun swasta, dan memperoleh insentif dari pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan penyelenggaraan pembelajaran,” terangnya.
Selain memastikan siswa muslim mendapatkan layanan pendidikan Al-Qur’an secara profesional, pemerintah juga mengatur agar siswa non-muslim tetap memperoleh pembinaan keagamaan sesuai keyakinan masing-masing.
Pengawas sekolah dan tokoh agama setempat dilibatkan dalam mekanisme supervisi kegiatan.
“Kami berharap tercipta lingkungan pendidikan yang mampu membangun etika, perilaku santun, serta ketahanan karakter siswa dalam menghadapi perkembangan era digital dan sosial yang semakin kompleks,” tutupnya. (adv)












Discussion about this post