Trending.co.id, Kutai Timur – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat upaya pemerataan investasi dengan menghadirkan layanan perizinan yang lebih dekat dan mudah diakses hingga ke tingkat kecamatan.
Langkah ini menjadi strategi utama untuk membuka peluang usaha yang lebih merata serta mengurangi ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah.
Kepala DPMPTSP Kutim, Darsafani, menegaskan bahwa mendekatkan layanan investasi akan memberi dampak signifikan bagi masyarakat daerah.
“Kami ingin masyarakat di kecamatan memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan usaha melalui akses layanan perizinan yang cepat dan jelas,” ujar Darsafani.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, DPMPTSP Kutim memperluas pos konsultasi investasi, menyederhanakan alur perizinan, serta meningkatkan komunikasi antara perangkat daerah dan pemerintah kecamatan.
Selain memperkuat layanan langsung di kecamatan, DPMPTSP juga mengembangkan sistem administrasi digital untuk mempermudah proses pengajuan perizinan.
Melalui platform ini, pelaku usaha dapat mengakses informasi, berkonsultasi, dan mengurus dokumen tanpa batasan waktu maupun lokasi.
Darsafani menilai bahwa transformasi pelayanan ini merupakan bagian dari upaya mempercepat munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di pedesaan.
“Kami tidak hanya mendorong usaha untuk tumbuh, tetapi ingin menjadikan kecamatan sebagai simpul penting dalam ekosistem investasi Kutim,” ungkapnya.
Ia berharap kebijakan pemerataan layanan dapat mendorong masyarakat pedesaan lebih percaya diri dalam mengembangkan usaha lokal, mulai dari sektor perdagangan, pertanian, hingga industri kreatif.
DPMPTSP Kutim memastikan bahwa pemerataan investasi menjadi agenda prioritas hingga 2026.(ADV)












Discussion about this post