Trending.co.id, Bontang – Musyawarah Daerah Luar Biasa (MUSDALUB) DPD KNPI Kota Bontang resmi digelar di Hotel Tiara Surya pada Minggu (2/2/2024) malam. Sidang MUSDALUB yang berlanjut pada tanggal 5 Februari 2025 akhirnya menetapkan Indra Wijaya sebagai Ketua DPD KNPI Bontang periode 2025-2028.
Ketua KNPI Bontang terpilih, Indra Wijaya, menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hanya untuk satu organisasi tertentu, tetapi untuk semua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Bontang. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah KNPI sebagai wadah pemuda yang inklusif.
“Saya terpilih sebagai panggilan pengabdian dan kehormatan. Mari kita jaga marwah KNPI, karena KNPI adalah representasi dari semua OKP yang ada di Bontang,” ujarnya.
MUSDALUB ini merupakan respons terhadap mosi tidak percaya yang disampaikan mayoritas pengurus KNPI Bontang periode 2024-2027 terhadap kepemimpinan Ketua Umum Muh Febri K.J dan Sekretaris Jenderal Muh Alif Syahrijan. Mosi ini disampaikan dalam Rapat Pleno I DPD KNPI Bontang pada Desember lalu, yang akhirnya berujung pada penyelenggaraan MUSDALUB sesuai dengan AD/ART KNPI.
Ketua Panitia Pelaksana MUSDALUB DPD KNPI Bontang, Ryan Tri Saputra, menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu, tetapi demi mengembalikan KNPI sebagai wadah pemersatu dan penggerak pemuda di Bontang.
“Kami yakin pemuda Bontang tidak tinggal diam ketika organisasi mereka terancam. Dengan semangat kebersamaan dan perjuangan, kami bersatu untuk memastikan bahwa KNPI tetap menjadi rumah bagi semua pemuda, tanpa kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegasnya.
Ketua DPD KNPI Kaltim, dr. Virdi Kurniawan, Sp.Og, MMr, menegaskan bahwa KNPI harus tetap menjadi wadah bagi OKP serta memberikan dampak positif bagi pemuda dan masyarakat.
“Jangan sampai ke depan jalannya stagnan atau mundur. Tujuan kita adalah menjadikan KNPI Bontang kuat, solid, dan bersinergi dengan pemerintah kota,” ujarnya.
Sekretaris Jenderal DPD KNPI Kaltim, Aris Nur Huda, berharap agar peristiwa ini tidak terulang kembali di masa mendatang.
“Siapapun yang menjadi Ketua DPD KNPI Bontang selanjutnya sudah tahu masalah yang ada dan bagaimana cara menyelesaikannya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kaltim, Arif Rahman Hakim, menyebut kondisi ini sebagai sesuatu yang luar biasa (extraordinary), meskipun disebut sebagai Musyawarah Daerah Luar Biasa.
“Siapapun yang terpilih wajib memastikan bahwa KNPI benar-benar menjadi rumah bagi OKP di Kota Bontang, tempat yang nyaman untuk berhimpun bagi organisasi kepemudaan,” ucap Arif.
Ketua DPD KNPI Kaltim, Alex Bajo, menegaskan bahwa KNPI Bontang harus tetap solid dan menjaga semangat persatuan.
“Kami berkomitmen dan bersepakat bahwa hanya ada satu KNPI Kota Bontang, yaitu di bawah kepemimpinan Indra Wijaya. Jika ada yang mengatasnamakan KNPI di luar ini, maka itu tindakan ilegal,” tegasnya.
Pembukaan acara MUSDALUB diketok bersama oleh tiga Ketua DPD KNPI Kalimantan Timur dari berbagai versi, yaitu Arif Rahman Hakim versi Haris Pratama, Aris Nur Huda versi Ryano Panjaitan, dan dr. Virdi Kurniawan versi Ali Nanfia. Sidang berlangsung di Auditorium 3 DImensi, Jalan Awang Long, Bontang Baru, dengan kehadiran perwakilan Pemkot Bontang, Sekretaris Bakesbangpol Bontang Marthen Minggu, Polres Bontang, Kodim 0908 Bontang, serta 38 OKP tingkat nasional di Bontang dan tamu undangan lainnya.(*)












Discussion about this post