Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home advetorial

Perang Dagang AS-China Ancam Ekonomi Kaltim, Bank Indonesia Dorong Diversifikasi Pasar

by admin
24/04/2025
in advetorial, Trending
Perang Dagang AS-China Ancam Ekonomi Kaltim, Bank Indonesia Dorong Diversifikasi Pasar

ilustrasi Bank Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

Trending.co.id, Kaltim – Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China terus menjadi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi global, dan kini mulai menunjukkan dampaknya terhadap perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim). Salah satu sektor yang paling rentan terdampak adalah ekspor komoditas unggulan seperti batu bara dan kelapa sawit yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Kondisi ini disampaikan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Bayuadi Hardiayanto, saat menjadi pembicara dalam diskusi ekonomi bertajuk Dampak Perang Dagang AS-China Bagi Ekonomi Kaltim di Samarinda, Kamis (24/4/2025). Ia menjelaskan bahwa gangguan pada arus devisa akibat penurunan ekspor akan berdampak langsung terhadap nilai tukar Rupiah serta ketahanan neraca perdagangan Indonesia.

Bayuadi mengungkapkan bahwa ketika mitra dagang utama Kaltim—seperti Tiongkok, India, dan Filipina—mengalami tekanan ekonomi akibat kebijakan tarif tinggi dari AS, maka permintaan terhadap batu bara dan CPO dari Kaltim pun ikut melambat. “Permintaan mereka turun karena produksi industri terganggu, otomatis serapan terhadap komoditas kita juga ikut terdampak,” jelasnya.

Kebijakan tarif hingga 145 persen yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap barang-barang asal China mendorong produk-produk China membanjiri negara lain, termasuk Indonesia. Ini menciptakan tekanan tambahan bagi industri dalam negeri yang harus bersaing dengan harga produk yang lebih murah, namun berisiko menurunkan daya saing UMKM dan sektor lokal lainnya.

Bayuadi juga menyebutkan bahwa kondisi ini harus dilihat sebagai tantangan sekaligus peluang. “Situasi global ini bisa kita manfaatkan untuk mendorong ekspansi pasar ke negara-negara nontradisional, seperti kawasan Timur Tengah, Afrika, dan ASEAN. Diversifikasi menjadi kunci menghadapi gejolak perdagangan internasional,” katanya.

Langkah strategis ini dinilai penting, karena ketergantungan tinggi terhadap pasar tradisional seperti China dan India membuat Kaltim rentan saat terjadi krisis global. Oleh karena itu, perlu kebijakan yang lebih adaptif dan agresif dari pemerintah daerah maupun pelaku usaha untuk menjajaki pasar ekspor baru.

Di tengah ancaman yang ada, Bank Indonesia Kaltim menyarankan agar pelaku usaha di sektor ekspor lebih aktif menjalin koneksi dagang internasional, serta memperkuat kualitas produk agar mampu bersaing di pasar global yang semakin kompetitif. [Adv | Diskominfo Kaltim]

Share296Tweet185Share74

Related Posts

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat
advetorial

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

25/06/2026
WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja
Berita Daerah

WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

14/03/2026
Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan
Berita Daerah

Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

14/03/2026
Pembelian Mess Pemkot Bontang di Jakarta, Ini Penjelasan Wali Kota
Berita Daerah

Pembelian Mess Pemkot Bontang di Jakarta, Ini Penjelasan Wali Kota

13/03/2026
BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar
Berita Daerah

BREAKING NEWS: Kebakaran di Guntung Bontang, Bangunan Pujasera dan Satu Mobil Terbakar

12/03/2026
Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah
Opini

Mewujudkan Kesejahteraan dengan Islam Kaffah

12/03/2026
Next Post
Bazaar Produk Perikanan, DKP Kaltim Dorong Geliat Hilirisasi dan Konsumsi Ikan Lokal

Bazaar Produk Perikanan, DKP Kaltim Dorong Geliat Hilirisasi dan Konsumsi Ikan Lokal

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

    Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • New Croatian Gaming Site Launches in 2026

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • DPRD Kaltim Siap Kawal Ganti Rugi Lahan Warga Yang Terdampak Pembangunan Jalan Ringroad

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Kwarda Kaltim Gelar Rakor Program Kerja 2025, Perkuat Sinergi Saka, Sako, dan Gugusdarma

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Safari Subuh ke-275 di Bukit Biru, Bupati Kukar Resmikan Sejumlah Fasilitas Publik

    745 shares
    Share 298 Tweet 186

Berita Terkini

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

Sahib Soroti Maraknya Rokok Ilegal di Bontang, Minta Pengawasan Bea Cukai Diperketat

25/06/2026
WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

WFH dan WFA Selama Libur Lebaran 2026, Wawali Bontang: Tetap Bekerja

14/03/2026
Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

Mudik Lebaran 2026: Wawali Bontang Minta Perketat Pengawasan Pelabuhan

14/03/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Contact
  • Kode Etik Jurnalistik

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.