
Trending.co.id, Samarinda – Tim Formatur pembentukan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Kalimantan Timur untuk masa bakti 2025–2030 resmi menggelar rapat penting guna membahas dan menetapkan susunan kepengurusan baru. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Formatur, Hj. Wahyu Hernaningsih Seno, dan berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Senin (28/4/2025).
Dalam rapat tersebut, Hj. Wahyu Hernaningsih menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Ia juga mengonfirmasi bahwa dirinya akan mengemban amanah sebagai Ketua YJI Kaltim periode 2025–2030. “Mohon doa dan bimbingannya. Ini yayasan besar, dan harapannya bisa lebih banyak memberi manfaat dalam mendorong masyarakat hidup sehat,” ujarnya.
Ia menyampaikan optimismenya bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, kepengurusan YJI Kaltim yang baru dapat segera terbentuk dan bekerja maksimal dalam mendukung program pencegahan penyakit jantung dan penguatan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Rapat tersebut juga dihadiri oleh Ketua YJI Kaltim periode sebelumnya, Zainuddin Fanani, yang kini menjadi bagian dari tim formatur. Hadir pula anggota tim lainnya, seperti Moh Jauhar Efendi, Achmadi, Ardiningsih, Yana Sahar, Sherly, Sihabudin, Astuti Dharma, Surajimin, Andik Riyanto, Arif Maulana, Yulianti, dan Eriyanti.
Sebagai pelopor gaya hidup sehat, YJI Kaltim memiliki peran penting dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam edukasi masyarakat tentang pencegahan penyakit jantung. Hj. Wahyu berharap sinergi lintas sektor dapat ditingkatkan agar program YJI lebih berdampak luas di seluruh wilayah Kaltim.
Pembentukan struktur organisasi baru ini diharapkan akan memperkuat posisi YJI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang sehat dan aktif. “Kami akan berupaya menjalankan peran kami dengan sebaik mungkin, demi masyarakat Kaltim yang lebih sehat dan sadar pentingnya menjaga jantung,” pungkasnya.
[Adv | Diskominfo Kaltim]












Discussion about this post