Trending.co.id, Kaltim – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur kembali menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) di Kota Samarinda sebagai bentuk nyata edukasi politik untuk masyarakat. Anggota Komisi IV Darlis Pattalongi menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi lokal. Kegiatan ini berlangsung di Dapil 1 Kota Samarinda, Jumat (23/5/2025).
Darlis menuturkan, demokrasi bukan hanya tentang memilih dalam pemilu, tapi juga soal bagaimana rakyat terlibat secara sadar dalam proses kebijakan publik. Menurutnya, inilah yang hendak dibangun melalui PDD, khususnya di kalangan generasi muda.
“Kita ingin pemuda tidak apatis terhadap politik. Kalau mereka tidak terlibat, maka ruang publik hanya diisi oleh mereka yang mengejar kekuasaan tanpa gagasan,” katanya.
Ia menyoroti bahwa angka partisipasi pemilu sebelumnya di Samarinda belum ideal. Bahkan ketika mencapai 60 persen, kata Darlis, sebagian besar masih didorong oleh motif sesaat, bukan karena visi politik.
“Demokrasi kita masih terjebak dalam pola transaksional. Ini berbahaya karena pada akhirnya berdampak pada kualitas pemerintahan,” lanjutnya.
Darlis mengajak pemuda untuk aktif menyuarakan kepentingan masyarakat dan mengawal jalannya pemerintahan. Ia menilai bahwa partisipasi yang berkualitas bisa dimulai dari edukasi politik seperti kegiatan PDD ini.
Ia juga meminta masyarakat untuk lebih jeli dalam memilih calon pemimpin. Bukan karena popularitas semata, tetapi karena kesesuaian nilai, program, dan rekam jejak.
“Jangan salahkan hasil kalau prosesnya keliru. Kita perlu pemilu yang bersih agar hasilnya bisa membawa perubahan nyata,” tegasnya.
Ia menutup dengan ajakan agar masyarakat terus didorong untuk sadar akan perannya sebagai bagian dari sistem demokrasi yang sehat dan inklusif.
[ADV | DPRD KALTIM]












Discussion about this post