Trending.co.id, Kaltim – Minimnya infrastruktur dasar dan tingginya harga kebutuhan pokok di Kabupaten Mahakam Ulu menjadi sorotan utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kaltim dan Forum Masyarakat Peduli Mahulu di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (28/5/2025). Audiensi ini dipimpin langsung oleh Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.
Dalam pertemuan tersebut, para pemuda yang tergabung dalam forum menyampaikan berbagai permasalahan mulai dari akses jalan dan jembatan yang belum memadai, seringnya gangguan listrik akibat keterbatasan solar, hingga keterbatasan layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
“Sudah lebih dari satu dekade Mahakam Ulu menjadi kabupaten, tapi kenyataannya pembangunan tidak sebanding dengan usianya. Ini menyedihkan,” ungkap salah satu peserta audiensi.
Subandi menyatakan keprihatinannya dan berjanji DPRD Kaltim akan memfasilitasi pertemuan antara masyarakat Mahulu dengan Gubernur Kaltim agar ada sinkronisasi langkah penyelesaian. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan.
“Kita tidak bisa biarkan Mahulu terus tertinggal. Ini bukan hanya soal wilayah administratif, tapi juga harga diri daerah kita. Kita akan kawal ini sampai tuntas,” ucap Subandi.
Ia menegaskan bahwa pada tahun 2026 pihaknya menargetkan percepatan program infrastruktur dan sosial bisa mulai dirasakan oleh masyarakat Mahulu. Menurutnya, seluruh elemen pemerintah harus melihat Mahulu sebagai zona strategis, bukan sekadar pinggiran.
“Saya akan sampaikan ini ke pimpinan DPRD dan minta dijadikan prioritas pembahasan. Aspirasi Mahulu adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.
Audiensi ini menjadi bukti bahwa warga, terutama kalangan muda, tidak tinggal diam melihat ketimpangan pembangunan. DPRD Kaltim pun memastikan akan mengawal kelanjutan aspirasi ini hingga ke tingkat eksekutif.
[ADV | DPRD KALTIM]












Discussion about this post