Trending.co.id, Bontang – Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bontang turut memberikan komentar ihwal polemik di internal Disporapar-Ekraf Bontang. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, Ahmad Vico Febrian N menyayangkan persoalan tersebut.
Menurutnya, seseorang kepala dinas atau pimpinan di lembaga pemerintah harusnya paham mengenai pengelolaan administrasi. Kondisi ini menggambarkan buruknya tata kelola birokrasi di lingkup Disporapar-Ekraf Bontang.
“Sangat disesalkan. Sekelas kepala dinas tidak paham masalah prosedur dan aturan,” ujar Vico kepada Trending.co.id melalui pesan singkat, Selasa sore (24/6/2025).
Lanjut, kata Vico, gagalnya pencairan dana hibab bagi sejumlah lembaga olahraga akan berdampak pada nasib para atlet. Ia khawatir masalah tersebut dapat berakibat pada atlet yang tidak dapat mengikuti laga kejuaraan nantinya.
“Yang ditakutkan para atlet ini tidak bisa berlaga diberbagai lomba. Dikarenakan anggaran pembinaan dan operasional tidak ada,” sebutnya.
Selain itu, atas kegaduhan tersebut, menurut Vico, menekankan adanya evaluasi untuk pegawai yang tidak menjalankan prosedur. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) dan Bontang atas upaya dalam menyelesaikan masalah yang ada.
“Pengelolaan administrasi ini sangat penting dalam pemerintahan. Dan hal seperti ini tidak paham pengelola yang baik dan bener,” tegasnya.
Ia berharap ada solusi untuk persoalan ini. Dengan begitu nasib para atlet, dari yang muda hingga yang profesional dapat tetap memberikan kontribusi untuk Kota Taman dan mengharumkan nama Bontang di semua sektor olahraga. Tidak hanya di tingkat lokal, namun hingga ke nasional bahkan internasional.
Hal itu agar tidak mengulangi tindakan serupa. Sebab ini menyangkut orang banyak. Termasuk pemuda Bontang
“Termasuk pengelolaan yang mungkin nanti menyangkut kepemudaan di Kota Bontang,” pungkasnya. (Jay)












Discussion about this post