Trending
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
Trending
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini
No Result
View All Result
Trending
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Pemkot Bontang Siapkan Perda Investasi untuk 17 Jenis Industri, Target Rampung Tahun 2025

by admin
25/06/2025
in Berita Daerah, Trending
Pemkot Bontang Siapkan Perda Investasi untuk 17 Jenis Industri, Target Rampung Tahun 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Trending.co.id, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bakal membentuk tim penyusunan regulasi Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur arah investasi di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Bontang Lestari. Upaya ini sebagai langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.

Dengan memperkuat langkah strategis. Salah satunya adalah membangun kemitraan ekonomi lokal. Kedepannya, program tersebut akan mengintegrasikan peran dunia usaha dan UMKM melalui forum kerja sama tersebut.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menekankan bahwa kawasan industri harus dikembangkan secara terarah dan terukur. Ia menyebutkan, lahan sekitar + 300 hektare telah siap dikembangkan dikawasan Bontang Lestari.

Menurutnya, rencana pengembangan tersebut akan terkendala tanpa regulasi yang mengikat. Dia mengkhawatirkan pengelola kawasan akan mengembangkan industri di luar 17 jenis yang menjadi wacana pemerintah.

Maka penting penyusunan Perda Penataan Investasi KPI Bontang Lestari menjadi hal yang mendesak. Penyusunan tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2025.

“Perda ini akan menjadi payung hukum agar pengembangan kawasan industri tidak menyimpang dari arah pembangunan daerah. Perda ini juga memastikan investasi yang masuk benar-benar berdampak pada masyarakat lokal,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi bersama lintas sektoral OPD terkait di Ruang Rapat Utama Lantai 2 Kantor Wali Kota Bontang, hari ini Rabu (25/6/2026).

Ia menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri tidak boleh lepas dari sektor-sektor prioritas tersebut. Adapun 17 sektor unggulan investasi yang menjadi peluang di kawasan industri tersebut antara lain; Pergudangan; Pelabuhan; Pabrik pengolahan limbah B3; Pabrik pengolahan garam; Pabrik penyulingan air laut; Pabrik pengalengan ikan; Pengolahan rumput laut; Pabrik Isotank; Pabrik pemrosesan biodiesel; Gliserin; Sabun dan detergen; Pabrik pembuatan kaca; Baking soda; Pabrik pengolahan jeruk; Industri penunjang pelabuhan; Pengemasan produk industri; Penyimpanan dan distribusi bahan baku.

Selain itu, sebagai pendukung ekosistem tersebut, Pemerintah Kota juga memperkuat sinergi antara perusahaan dan pelaku UMKM melalui Forum Kemitraan Ekonomi Lokal, yang akan menjadi instrumen untuk menjembatani kebutuhan industri dan kapasitas UMKM lokal.

Harapannya, ke depan perusahaan akan terdorong untuk menggunakan produk-produk lokal dalam rantai produksi mereka. Wakil Wali Kota juga menegaskan UMKM lokal yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pemerintah segera klasifikasi dan pemetaan untuk memfasilitasi kolaborasi yang tepat guna. Ia mendorong agar CSR perusahaan ke depan tidak lagi difokuskan pada pembangunan fisik semata, melainkan diarahkan untuk membina dan memperkuat ekonomi rakyat, termasuk pendirian inkubator bisnis sebagai ruang pembinaan UMKM yang terukur dan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, pemerintah mendorong pembentukan Inkubator Bisnis Daerah yang akan menjadi wadah pembinaan UMKM secara terstruktur. Agus Haris menekankan pentingnya pendampingan terukur dengan durasi pembinaan maksimal dua tahun agar UMKM dapat tumbuh mandiri.

“Kita butuh sistem Inkubator UMKM, layaknya perawatan bayi prematur, ada pendampingan, ada target, ada kemandirian. Enam bulan hingga dua tahun cukup untuk menentukan apakah usaha itu bisa berdiri sendiri,” tegasnya.

Rencana ini diperkuat dengan penetapan Masterplan Investasi Kota Bontang oleh DPMPTSP, yang akan dituangkan dalam regulasi resmi sebagai pedoman pembangunan ekonomi jangka panjang. Di dalamnya tercantum arah pengembangan kawasan, peluang industri, proyeksi ekonomi, serta data teknis untuk investor.

Dengan ekosistem investasi yang jelas dan forum kemitraan yang terstruktur, Pemkot berharap KPI Bontang Lestari bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru, yang tidak hanya mengandalkan sektor migas tetapi juga membuka peluang besar dari sektor non-migas yang inklusif dan berkelanjutan.

“Inkubator bisnis menjadi semacam rumah tumbuh bagi UMKM. Dalam 6 bulan hingga 2 tahun, kita harapkan mereka terus bisa naik kelas, mandiri, dan tidak tergantung terus pada bantuan. ” pungkasnya.

Disampaikan dalam rapat tersebut, turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas DPMPTSP, Muhammad Aspiannur, Kepala Dinas PUPR Much Cholis Edy Prabowo, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Mikhael Edy Salamba serta perwakilan OPD terkait. (Jay)

Share304Tweet190Share76

Related Posts

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif
Berita Daerah

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

22/04/2026
Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel
Berita Daerah

Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

22/04/2026
Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku
Berita Daerah

Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

20/04/2026
Sidak Tagihan Air Membengkak, Wawali Bontang Temukan Fakta Mengejutkan
Berita Daerah

Sidak Tagihan Air Membengkak, Wawali Bontang Temukan Fakta Mengejutkan

14/04/2026
Warga Keluhkan Tagihan Air Melonjak, Wawali Bontang Akan Cek Langsung
Berita Daerah

Warga Keluhkan Tagihan Air Melonjak, Wawali Bontang Akan Cek Langsung

10/04/2026
Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026
Berita Daerah

Tumbangkan Setwan 2-0, Setda FC Rebut Juara OPERDA Minisoccer DPRD Cup 2026

01/04/2026
Next Post
Pemprov Kaltim Apresiasi Pembukaan Prodi Tari Unmul, Diharap Perkuat Khazanah Budaya Daerah

Pemprov Kaltim Apresiasi Pembukaan Prodi Tari Unmul, Diharap Perkuat Khazanah Budaya Daerah

Discussion about this post

Trending Hari Ini

  • Kurang Kurir, Paket Menggunung di Gudang SPX Bontang, Pimpinan Enggan Beri Penjelasan

    Kurang Kurir, Paket Menggunung di Gudang SPX Bontang, Pimpinan Enggan Beri Penjelasan

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Pansus PDRD Kunjungi PT Kideco Jaya Agung

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Hormati Ramadhan, Aparat di Bontang Gelar Razia Hotel dan THM, Hasilnya Nihil

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Rizki, Calon Pengganti Agus Haris Ketika Resmi Mengundurkan Diri Sebagai Anggota DPRD

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Jembatan Mahakam 1 Kembali Dibuka untuk Kendaraan Ringan, Uji Geometrik Lanjut Malam Hari

    747 shares
    Share 299 Tweet 187

Berita Terkini

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

TMMD ke-128: Sinergi TNI dan Pemkot Bontang Wujudkan Pembangunan Inklusif

22/04/2026
Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

Ribuan Massa Kepung DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kerahkan 1.500 Personel

22/04/2026
Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

Triwulan I 2026, Polres Bontang Ungkap 17 Kasus Narkoba, Amankan 24 Pelaku

20/04/2026
Trending

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.

  • Susunan Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Trending
  • Berita Daerah
  • Advertorial
  • Nasional
  • Opini

© 2025 Trending - Developed by Vision Web Development.