Trending.co.id, Bontang – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Sumardi, menyebut pembangunan infrastruktur di Kota Bontang perlu dipercepat. Selain perencanaan yang matang, sinkronisasi antara dua instansi pemerintahan di Kota Taman yakni Komisi C DPRD Kota Bontang bersama Tim Asistensi Pembangunan.
Menurutnya, keselarasan pemahaman antara dua lembaga ini sangat penting. Demi menghindari masalah di kemudian hari. Ia khawatir, komunikasi yang tidak harmonis akan menimbulkan gejolak saat merealisasikan program daerah.
Hal itu ungkapkan politisi Partai Demokrat usai rapat Komisi C DPRD Bontang bersama Badan Perencanaan dan Penelitian Daerah (Baperinda) Kota Bontang yang digelar beberapa waktu lalu.
“Rapat dengan Baperinda tadi berjalan baik. Harus ada sinkronisasi antara dewan, dalam hal ini Komisi C, dengan tim pembangunan,” ungkap Sumardi.
Polisiti pendatang baru di tubuh parlemen Kota Bontang ini menekankan agar hasil pembahasan segera dituangkan dalam rencana kerja pembangunan daerah atau sering disebut Kaprida. Terutama program multiyears yang tengah berjalan, termasuk kegiatan yang baru direncanakan.
“Seperti pembangunan yang berlokasi di BK dan di kawasan kanan, harus direncanakan secepatnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini juga, senator asal Bontang Utara ini juga menyebut pentingnya pembangunan waduk atau folder di kawasan kanan segera diselesaikan. Ia menanggap keberadaan tempat tersebut menjadi solusi masyarakat dalam menghadapi persoalan banjir di Kota Bontang.
Sumardi juga menilai, waduk nantinya bukan hanya sekadar penampungan air ketika hujan lebat atau air kirim. Lokasi ini juga dapat disulap menjadi tempat rekreasi atau wisata bersantai bagi warga di Kota Taman.
“Waduk ini untuk penampungan air, sekaligus tempat rekreasi bagi warga,” tambahnya.
Dengan begitu, percepatan pembangunan khususnya waduk di beberapa titik di Kota Bontang dapat menjadi solusi apik untuk menanggulangi perkara banjir di wilayah ini. Folder ini dapat menambah ruang terbuka hijau (RTH), sehingga daya serapan air juga semakin banyak.
“Kalau informasi dari Baperinda, proyek ini akan mulai direncanakan pada tahun 2026. Tapi kami harap secepatnya ,” tutupnya.
(Jay/Adv DPRD Bontang).












Discussion about this post