Trending.co.id, Bontang – Pembangunan “Pabrik Soda Ash” di Bontang mendapat perhatian dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Muhammad Yusuf. Ia berpendapat keberadaan perusahaan tersebut dapat mengurangi angka pengangguran di kota ini.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah ini pada Agustus 2024 adalah 7,06 persen. Ini berarti ada sekitar 7,06% dari angkatan kerja di Bontang yang tercatat sebagai pengangguran. Meskipun angka tersebut sudah mengalami penurunan dari persentase dengan tahun sebelumnya, sekitar 7,74 persen.
Menurutnya, kehadiran industri bahan peledak menyebabkan multiplayer efeck bagi masyarakat dan pemerintah. Kata dia, masyarakat dapat mendapatkan pekerjaan yang layak. Sementara itu Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menerima sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Tentunya ini harus disambut dengan baik. Ini merupakan angin segar untuk pembangunan di Kota Bontang,” ujar Yusuf kepada awal media belum lama ini.
Lebih lanjut, Legislator fraksi PKB juga memberikan apresiasi atas upaya Pemkot dalam menghadirkan investor di kota ini. Dengan begitu, pabrik ini diharapkan menjadi langkah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Taman.
“Tentu pabrik soda ash ini bisa jadi peluang. Saya apresiasi upaya Pemkot,” kata Yusuf.
Selain itu, dirinya berharap masyarakat lokal dapat merasakan langsung manfaat seperti warga sekitar dan para pengusaha lokal. Kendati begitu, para calon tenaga kerja memiliki skill yang memadai sesuai dengan peruntukkan perusahaaan.
“Saya ingin tenaga kerjanya dari orang Bontang. Tapi dengan didukung kemampuan juga. Termasuk pengusahanya dari lokal,” tegasnya.
Ia kembali menyampaikan bahwa kehadiran kilang ini dapat menyerap tenaga kejar lokal. Yusuf menekankan agar para pengusaha dapat selaras dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018 tentang Perekrutan Tenaga Kerja.
“Aturannya jelas, 75 persen tenaga kerja harus dari lokal. Tapi jangan asal tuntut kerja, tapi harus lihat skill masing-masing. Kalau belum sesuai, ya ditingkatkan dulu kemampuannya,” pungkasnya. (Jay/Adv DPRD Bontang).











Discussion about this post