
Trending.co.id, Kaltim – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) memulai rangkaian kunjungan kerja ke wilayah utara Kaltim, dengan agenda padat yang mencakup tiga daerah sekaligus: Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Berau. Setelah sebelumnya meninjau wilayah tengah seperti Kutai Kartanegara dan Kutai Barat akhir Juni lalu, kini Gubernur fokus memantau langsung kondisi infrastruktur serta merealisasikan janji program sosial yang telah dirancang sejak awal masa kepemimpinannya.
“Satu per satu janji kampanye akan kita tunaikan,” tegas Gubernur Harum dalam keterangannya di Kantor Gubernur, beberapa hari sebelum keberangkatan. Ia menyebut kunjungan selama enam hari ini tidak hanya untuk seremonial, tetapi menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses jalan dan pelayanan publik.
Salah satu prioritas kunjungan ini adalah memantau kondisi jalan provinsi dan jalan nasional di wilayah utara. Gubernur menyebutkan, jalur menuju Kutai Barat dan Mahakam Ulu yang mengalami kerusakan parah telah ia laporkan langsung kepada Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. Hasilnya, pemerintah pusat berkomitmen mempercepat perbaikan dan membuka blokir anggaran APBN yang sebelumnya terkendala efisiensi fiskal.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, Gubernur Harum juga akan menyerahkan secara simbolis bantuan Program Gratispol dan Jospol. Bantuan tersebut meliputi umrah gratis bagi marbut, perjalanan religi untuk penjaga rumah ibadah nonmuslim, serta insentif sebesar Rp500 ribu per bulan untuk guru PAUD, TK, SD, SMP, RA, MI, MTs hingga pondok pesantren di Bontang, Kutai Timur, dan Berau.
Di Kutai Timur, Gubernur dijadwalkan meninjau fasilitas pengolahan air bersih Water Treatment Plant (WTP) Kudungga milik PT Kaltim Prima Coal (KPC), serta menghadiri dua acara keagamaan besar: Malam Ta’aruf dan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XLV Tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Setelahnya, ia akan melanjutkan agenda ke Arboretum PT Indexim di Kutai Timur, yang dikenal sebagai kawasan konservasi dan riset lingkungan. Dari sana, Gubernur dan rombongan akan menempuh jalur darat menuju Kabupaten Berau melalui Penyeberangan Gani Mulya, sebelum akhirnya tiba di Biduk-Biduk, Teluk Sulaiman.
Dalam lawatan ini, Gubernur Harum turut menggandeng Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, menandakan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan Kalimantan Timur.
[ADV | DISKOMINFO KALTIM]











Discussion about this post