Trending.co.id, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) telah menaikkan insentif guru, termasuk guru swasta dan guru mengaji. Diketahui, jumlah insentif yang diterima sebesar Rp2 juta/pebulan. Kendati demikian, Fraksi PKS bersama NasDem juga meminta agar pemerintah memberikan insentif tehadap tenaga pendidik atau guru di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Menurutnya, pengabdian mereka tak boleh diabaikan. Para tenaga pendidikan di PKBM mulai dari tingkatan paket A, paket B, dan paket C juga sepatunya mendapatkan perhatian. Fraksi ini menilai, penambahan insentif yang memadai sebagai bentuk apresiasi atas peran dan dedikasinya mendidik anak-anak yang putus sekolah.
“Pemerintah diharapkan memberikan insentif yang memadai kepada tenaga pendidik paket A, paket B dan paket C,” ujar Saeful Rizal saat membacakan pendapat akhir Fraksi PKS bersama NasDem di depan pimpinan rapat.
Saeful memandang keberadaan guru di PKBM juga mempunyai peran penting dan kontribusi untuk membangunan sumber daya manusia (SDM) di Kota Bontang. Diketahui, program paket merupakan program kesetaraan memungkinkan peserta didik untuk mendapatkan ijazah yang diakui secara nasional yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Ijazah para peserta didik secara sah dan legal dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Termasuk digunakan untuk melamar kerja sehingga mendapatkan pekerjaan yang layak. Dengan begitu jumlah pengangguran di kota ini dapat terus berkurang.
“Jadi pemberian ini bentuk apresiasi sebagai bentuk apresiasi atas peran penting mereka dalam pembangunan sumber daya manusia,” pungkasnya.
Pernyataan ini disampaikan ketika rapat kerja (raker) Fraksi-Fraksi DPRD Bontang perihal pedapat akhir (PA) terkait Raperda RPJMD Kota Bontang Tahun 2025-2029, pada Senin (14/7/2025) malam. Nantinya, RPJMD tersebut kemudian disepakati dalam rapat paripurna untuk disahkan menjadi peraturan daerah (Perda) Bontang selama lima tahun mendatang.
Rapat tersebut berlangsung dengan masing-masing ketua atau perwakilan fraksi menyampaikan pandangan akhir. Untuk diketahui di lingkup DPRD Kota Bontang terhadap 6 fraksi yaitu Fraksi Partai Golkar, Fraksi PKB, Fraksi PDIP, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PKS bersama NasDem, dan Fraksi Amanat PAN Bergelora.
Dalam kesempatan ini rapat dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Bontang, Maming. Dia juga merupakan anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bontang. Selain itu, rapat juga turut dihadiri unsur pimpinan lainnya, yakni Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam dan Sitti Yara selaku Wakil Ketua I DPRD Kota Bontang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (Jay/Adv DPRD Bontang)












Discussion about this post