Trending.co.id, Kaltim – DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Paripurna Ke-23 di Gedung B, Kantor DPRD Kaltim, yang membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) strategis, yaitu tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Perlindungan serta Pengelolaan Lingkungan Hidup, Senin (14/7/2025) lalu.
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, bersama Wakil Ketua Ananda Emira Moeis dan Yenni Eviliana, serta didampingi Sekretaris DPRD Norhayati Usman. Pada agenda pertama, DPRD menerima apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Staf Ahli Bidang SDA, Perekonomian Daerah, dan Kesra, Arief Murdiyatno, yang hadir mewakili Gubernur. “Semoga penyelenggaraan pendidikan yang diinginkan dapat terwujud melalui Perda, sehingga memiliki daya guna dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Agenda kedua memberikan ruang bagi fraksi-fraksi untuk menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pandangan tersebut disampaikan oleh Andi Satya Adi Saputra (Golkar), Fuad Fakhruddin (Gerindra), Didik Agung Eko Wahono (PDIP), Sulasih (PKB), Abdul Rahman Agus (PAN-Nasdem), dan La Ode Nasir (PKS).
Setiap fraksi menekankan pentingnya regulasi lingkungan di tengah tantangan pembangunan berkelanjutan, serta mendorong pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Menanggapi hal ini, Ekti Imanuel menegaskan bahwa isu lingkungan kini menjadi perhatian serius di parlemen.
Ia juga memastikan bahwa DPRD akan mengawal pembahasan Ranperda secara transparan dan akuntabel, dengan membuka ruang partisipasi publik di setiap tahapannya. “Setiap tahapan akan kami laksanakan sesuai mekanisme. Jawaban gubernur atas pandangan fraksi akan menjadi langkah berikutnya yang kami tunggu dalam paripurna mendatang,” tambahnya.
Sesuai tata tertib DPRD Kaltim, tahapan berikutnya adalah penyampaian tanggapan resmi Gubernur terhadap pandangan fraksi, yang akan dibahas dalam rapat paripurna mendatang sebagai kelanjutan pembahasan kedua Ranperda ini.
[ADV | DPRD KALTIM]












Discussion about this post